Porsi MBG Berkurang, Koordinator Nagrak Klaim Sesuai Validasi Data NPSN 

Rabu, 14 Oktober 2026 - 11:03 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

‎JURNALSUKABUMI.COM – Jumlah porsi Makan Bergizi Gratis (MBG) yang disalurkan di Kecamatan Nagrak, Kabupaten Sukabumi, mengalami penurunan setelah adanya penyesuaian data Nomor Pokok Sekolah Nasional (NPSN).

‎Koordinator Relawan MBG Kecamatan Nagrak, Perdi menyampaikan selain jumlah porsi, penurunan pun berimbas pada hari kerja serta volume pekerjaan para relawan di Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) ikut menyusut.

‎Menurutnya, Penyesuaian ini dilakukan setelah adanya penegasan dari pusat bahwa penyaluran porsi MBG harus disesuaikan dengan data sekolah yang terdaftar secara resmi dalam sistem pendidikan nasional.

‎”Sekolah yang belum tervalidasi datanya atau belum memiliki NPSN yang aktif, sementara waktu tidak dapat dialokasikan porsi sesuai antara data dari BGN dengan data di lapangan,” Jelas Perdi, saat ditemui Jurnalsukabumi.com, Selasa (13/10/2026).

‎Akibat berkurangnya jumlah porsi yang harus disiapkan dan dibagikan, jadwal serta hari kerja relawan otomatis ikut terdampak. Volume pekerjaan menurun dan kehadiran di dapur SPPG kini disesuaikan dengan jumlah penerima yang sudah tervalidasi.

‎”Jika porsi 2001 relawan bisa pertahankan yang masuk diangka 40, jika kurang dari itu maka menyesuaikan. Ada beberapa dapur yang porsinya berkurang memilih sistem rolling untuk sementara sebelum jumlah porsi normal, ketimbang mengeluarkan relawan kan kasian mereka,” tambah Perdi.

Ia berharap, pemerintah segera menyelesaikan pemutakhiran data NPSN di seluruh sekolah agar program MBG dapat kembali berjalan optimal dan relawan dapat bekerja seperti biasa.

‎”Kami berharap data NPSN sekolah segera lengkap dan tervalidasi. Semakin cepat masalah ini selesai, semakin cepat pula porsi dapat kembali normal sehingga pelayanan kepada siswa dan hari kerja kami pun kembali lancar,” tandasnya.

‎

‎Reporter: Idris Andriansah | Redaktur: Ujang Herlan 

Berita Terkait

Empat Tahun Longsor, Jalan Bojongkopi Mulai Dibangun Berkat Dorongan Dewan Teddy
TMMD ke-130 Resmi Dibuka di Ciemas, Jalan 2 Kilometer Jadi Sasaran Utama
Lapang Sekarwangi Cibadak Ditata Rp4,7 Miliar, Ornamen Nayor Jadi Ikon
Menaker Buka Pelatihan TMT ABT Batch 2, Targetkan Perluasan Kesempatan Kerja di Sukabumi
RSUD Sekarwangi Jadi Lokasi Layanan KB Mantap, Bupati Sukabumi Lakukan Monitoring
Becak Listrik Bantuan Presiden Siap Diserahkan kepada Warga Sukabumi
BPJS PBI Nonaktif, KNPI Palabuhanratu Desak Selaraskan Pelayanan dengan Jaminan KDM
Senyum 26 Anak Warnai Khitanan Massal Gratis di Hari Santri Sukabumi

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Rabu, 14 Oktober 2026 - 11:03 WIB

Porsi MBG Berkurang, Koordinator Nagrak Klaim Sesuai Validasi Data NPSN 

Selasa, 13 Oktober 2026 - 18:39 WIB

Empat Tahun Longsor, Jalan Bojongkopi Mulai Dibangun Berkat Dorongan Dewan Teddy

Selasa, 13 Oktober 2026 - 15:00 WIB

TMMD ke-130 Resmi Dibuka di Ciemas, Jalan 2 Kilometer Jadi Sasaran Utama

Senin, 12 Oktober 2026 - 20:08 WIB

Lapang Sekarwangi Cibadak Ditata Rp4,7 Miliar, Ornamen Nayor Jadi Ikon

Minggu, 11 Oktober 2026 - 14:05 WIB

Menaker Buka Pelatihan TMT ABT Batch 2, Targetkan Perluasan Kesempatan Kerja di Sukabumi

Berita Terbaru

HEADLINE

Ngeyel! Pengerukan Tanah Merah di Nagrak Masih Beroperasi

Selasa, 13 Okt 2026 - 16:37 WIB