JURNALSUKABUMI.COM – Jumlah porsi Makan Bergizi Gratis (MBG) yang disalurkan di Kecamatan Nagrak, Kabupaten Sukabumi, mengalami penurunan setelah adanya penyesuaian data Nomor Pokok Sekolah Nasional (NPSN).
Koordinator Relawan MBG Kecamatan Nagrak, Perdi menyampaikan selain jumlah porsi, penurunan pun berimbas pada hari kerja serta volume pekerjaan para relawan di Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) ikut menyusut.
Menurutnya, Penyesuaian ini dilakukan setelah adanya penegasan dari pusat bahwa penyaluran porsi MBG harus disesuaikan dengan data sekolah yang terdaftar secara resmi dalam sistem pendidikan nasional.
”Sekolah yang belum tervalidasi datanya atau belum memiliki NPSN yang aktif, sementara waktu tidak dapat dialokasikan porsi sesuai antara data dari BGN dengan data di lapangan,” Jelas Perdi, saat ditemui Jurnalsukabumi.com, Selasa (13/10/2026).
Akibat berkurangnya jumlah porsi yang harus disiapkan dan dibagikan, jadwal serta hari kerja relawan otomatis ikut terdampak. Volume pekerjaan menurun dan kehadiran di dapur SPPG kini disesuaikan dengan jumlah penerima yang sudah tervalidasi.
”Jika porsi 2001 relawan bisa pertahankan yang masuk diangka 40, jika kurang dari itu maka menyesuaikan. Ada beberapa dapur yang porsinya berkurang memilih sistem rolling untuk sementara sebelum jumlah porsi normal, ketimbang mengeluarkan relawan kan kasian mereka,” tambah Perdi.
Ia berharap, pemerintah segera menyelesaikan pemutakhiran data NPSN di seluruh sekolah agar program MBG dapat kembali berjalan optimal dan relawan dapat bekerja seperti biasa.
”Kami berharap data NPSN sekolah segera lengkap dan tervalidasi. Semakin cepat masalah ini selesai, semakin cepat pula porsi dapat kembali normal sehingga pelayanan kepada siswa dan hari kerja kami pun kembali lancar,” tandasnya.
Reporter: Idris Andriansah | Redaktur: Ujang Herlan













Komentar