Banjir di Kabandungan, BPBD: Akibat Sumbatan Sampah dan TPT Ambruk

Senin, 25 Maret 2024 - 06:43 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

JURNALSUKABUMI.COM – Ruas jalan Kabandungan, Kecamatan Gunungpuyuh, Kota Sukabumi, diterjang banjir akibat luapan sungai pada pukul 16.30 WIB, Minggu (24/03/2024) kemarin.

Peristiwa itu juga sempat terekam video warganet yang memperlihatkan luapan air cukup deras merendam jalan. Terlihat laju beberapa pengendara tampak terhambat saat melintasi jalan akibat banjir.

Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Sukabumi, Novian Rahmat Taufik mengatakan, banjir itu akibat Sungai Cimenteng tersumbat sampah, sehingga air meluap hingga membanjiri badan jalan. Selain itu, Tembok Penahan Tanah (TPT) milik Setukpa Polri juga ambruk.

“Kondisi TPT ambruk ditambah tidak kuat menahan rembesan air dari aliran sungai, sehingga mengakibatkan banjir limpasan di Jalan Kabandungan,” kata Novian Rahmat.

Lanjut dia, pihaknya langsung mendatangi lokasi sekaligus membersihkan material yang terbawa banjir agar jalan tersebut bisa kembali dilalui pengendara.

“Petugas saat ini masih melakukan pembersihan material di badan jalan karena dapat menghambat arus lalu lintas,” jelasnya.

Adapun jumlah rumah terdampak, kata dia, petugas saat ini masih melakukan pendataan terkait dampak bencana banjir limpasan tersebut. Pihak BPBD juga menghimbau warga untuk berperan aktif dalam menjaga kebersihan lingkungan, terutama dalam pengelolaan sampah.

“Kami masih melakukan pendataan terkait dampak bencana banjir limpasan ini. Kami imbau agar warga tidak membuang sampah sembarangan apalagi membuang ke saluran air karena dapat mengakibatkan banjir,” tandasnya.

Reporter: Fira AFS | Redaktur: Ujang Herlan

Berita Terkait

Buaya 70 Kg Terjerat Jaring di Sungai Cibubuay, Warga Simpenan Sebut Ada Buaya Kedua
Nelayan Temukan Jasad Mengapung, Ternyata Pelajar Hilang Terseret Ombak 4 Hari Lalu
Bukan Pelanggan! Sanca 3 Meter Tiba-tiba Kagetkan Pemilik Warung di Palabuhanratu 
Pengerukan Tanah Merah Belum Berizin Kembali Disorot, BEM PTNU Desak Penghentian Sementara!
Wabup Andreas Pantau Dampak Cuaca Ekstrem di Cicurug, Pemkab Sukabumi Perkuat Penanganan
Puluhan Rumah Rusak, Wabup Andreas Bakal Temui Warga Terdampak di Cicurug
Jalur Air Warga Ditutup Urugan, Kekhawatiran Banjir Mengintai Kampung Mariuk Simpenan 
Soal Lahan Parkir Pasar Palabuhanratu Bergolak, Ini Sikap Masing-masing Pihak!

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Kamis, 8 Oktober 2026 - 08:35 WIB

Buaya 70 Kg Terjerat Jaring di Sungai Cibubuay, Warga Simpenan Sebut Ada Buaya Kedua

Rabu, 7 Oktober 2026 - 14:30 WIB

Nelayan Temukan Jasad Mengapung, Ternyata Pelajar Hilang Terseret Ombak 4 Hari Lalu

Senin, 5 Oktober 2026 - 14:33 WIB

Bukan Pelanggan! Sanca 3 Meter Tiba-tiba Kagetkan Pemilik Warung di Palabuhanratu 

Minggu, 4 Oktober 2026 - 15:08 WIB

Pengerukan Tanah Merah Belum Berizin Kembali Disorot, BEM PTNU Desak Penghentian Sementara!

Minggu, 4 Oktober 2026 - 14:22 WIB

Wabup Andreas Pantau Dampak Cuaca Ekstrem di Cicurug, Pemkab Sukabumi Perkuat Penanganan

Berita Terbaru