RSUD Sekarwangi Merawat Korban Dugaan Penganiayaan Anak di Bawah Umur, Siapa Pelakunya?

Kamis, 4 Januari 2024 - 13:06 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

JURNALSUKABUMI.COM- RSUD Sekarwangi Cibadak merawat seorang anak dibawah umur warga Desa Berekah, Kecamatan Bojonggenteng yang diduga menjadi korban penganiayaan kekasihnya sendiri.

Humas RSUD Sekarwangi Ramdhansyah saat dikonfirmasi jurnalsukabumi.com mengungkapkan, sejak tadi malam pihak RSUD Sekarwangi telah menerima pasien remaja atau ABG jenis kelamin perempuan diperkirakan usia 15 tahun dan menurut keterangan yang mengantar, Pasie itu korban penganiayaan atau kekerasan.

“Kita telah menerima pasien penganiayaan tadi malam, pasien masih dibawah umur. Pasien hari ini belum stabil masih muntah-muntah, pusing dan di bagian punggung pasien mengalami kesakitan kalo bergerak,” kata Humas RSUD Sekarwangi Cibadak Ramdhansyah, Kamis (04/01/2024).

Masih kata Ramdansyah, korban mengalami luka-luka serius di bagian kepala, dan muka mengalami sobek, juga memar. Pasien di rawat oleh Dokter spesialis bedah syaraf dan dengan diagnosa cedera kepala ringan.

“Luka korban ada di kepala, muka dan punggung juga perut, dagu rahang sebelah kanan dan hampir di bagian muka itu ada luka lecet-lecet,” terangnya.

Informasi dihimpun jurnalsukabumi.com peristiwa penganiayaan tersebut terjadi pada, Rabu (03/01/2024) sekitar pukul 14.00 WIB di Wilayah Desa Cicareh, Kecamatan Cikidang, Kabupaten Sukabumi.

Reporter: Ifan | Redaktur: Usep Mulyana

Berita Terkait

Pengemudi Toyota Rush Penabrak Lima Pejalan Kaki di Parungkuda Diamankan Polisi
Asep Japar Sah Nahkodai DPD Golkar Kabupaten Sukabumi 2025–2030
Pria Tertemper KA Pangrango di Parungkuda Alami Luka di Kepala
Dulu Susah Air, Kini 60 KK dan Siswa SDN Cikole Nikmati Manfaat Sumur Bor TMMD
Pesan Prabowo di Rakornas TPAKD 2026, Bupati Sukabumi Ikuti Penguatan Akses Keuangan
Hari Santri 2026, Bupati Sukabumi Dorong Santri Kuasai Teknologi Tanpa Kehilangan Tradisi Pesantren
Serangan Lalat dan Bau Tak Kunjung Hilang, Warga Nagrak Desak Tutup Permanen
Banner Klaim Tanah Milik Salim Membentang di Pasar Palabuhanratu, Ahli Waris Muncul Bawa Dokumen Lama

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Minggu, 25 Oktober 2026 - 15:18 WIB

Pengemudi Toyota Rush Penabrak Lima Pejalan Kaki di Parungkuda Diamankan Polisi

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 19:25 WIB

Asep Japar Sah Nahkodai DPD Golkar Kabupaten Sukabumi 2025–2030

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 17:16 WIB

Pria Tertemper KA Pangrango di Parungkuda Alami Luka di Kepala

Jumat, 23 Oktober 2026 - 18:25 WIB

Dulu Susah Air, Kini 60 KK dan Siswa SDN Cikole Nikmati Manfaat Sumur Bor TMMD

Jumat, 23 Oktober 2026 - 17:52 WIB

Pesan Prabowo di Rakornas TPAKD 2026, Bupati Sukabumi Ikuti Penguatan Akses Keuangan

Berita Terbaru