Bentuk Satgas Cegah Perkawinan Anak, DP3A Kabupaten Sukabumi: Bisa Jadi Media Tukar Pikiran

Selasa, 5 Desember 2023 - 16:25 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

JURNALSUKABUMI.COM – Dalama upaya menekan angka perkawinan anak di daerah, Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DP3A) Kabupaten Sukabumi membentuk Satuan Tugas (Satgas) Pencegahan Perkawinan Anak.

Kepala DP3A Eki Radiana Rizki mengatakan, pembentukan Satgas Pencegahan Perkawinan Anak ini bisa dijadikan media bertukar pikiran, untuk sama-sama mendapat solusi dalam menekan peningkatan perkawinan anak di Kabupaten Sukabumi.

“Satgas ini dibentuk untuk mendukung Program Aksi Daerah Pencegahan Perkawinan Anak Kabupaten Sukabumi 2023-2027,” kata Eki Radiana Rizki, Selasa (05/12/2023).

Dia menuturkan, dalam melaksanakan program tersebut tentu harus efisien dan juga efektif agar kasus perkawinan anak bisa dicegah.

Meskipun, dalam prosesnya untuk mencegah agar tidak ada anak di bawah umur melakukan perkawinan tidak semudah.
Banyak faktor yang menyebabkan terjadinya perkawinan anak, mulai dari masalah ekonomi, pergaulan dan lain sebagainya.

“Kami berupaya kasus perkawinan anak di Kabupaten Sukabumi bisa diminimalkan walaupun harus diakui memang tidak bisa dihilangkan. Tapi yang terpenting angkanya bisa terus ditekan agar tidak ada peningkatan setiap tahunnya” jelasnya.

Dia menyebut, berdasarkan data terbaru populasi perempuan dan anak yang ada di kabupaten terluas kedua di Pulau Jawa dan Bali ini cukup tinggi. Sebab itu, perlu adanya kerjasama dengan berbagai pihak untuk melakukan pencegahan perkawinan anak.

“Dengan melakukan pencegahan perkawinan anak, tentunya juga bisa mencegah hal lainnya seperti kekerasan dalam rumah tangga, menurunkan angka kemiskinan,” tuturnya.

Reporter: Fira AFS | Redaktur: Usep Mulyana

Berita Terkait

PA GMNI Sukabumi Raya Tegaskan Peran Kritis, Kebijakan Pemerintah Harus Berorientasi pada Rakyat
Dua Pekan MBG di Nagrak Mandek, Korwil BGN Belum Beri Penjelasan!
Peringati Hari Santri Nasional 2026, Hergun Tegaskan Peran Strategis Santri Kawal Pembangunan Bangsa
DLH Sukabumi Tetap Angkut Sampah, 8 Truk Rusak Berat dari Total 54 Armada
Pemilik Kandang Ayam Ngarak Sepakat Ikuti Keputusan Bersama dan Aturan
DLH Butuh 250 Truk Sampah, Masyarakat Diminta Tak Bergantung pada Pengangkutan
Dua Tahun Kepemimpinan Presiden Prabowo, Hergun: Bukti Kerja Nyata untuk Kesejahteraan Rakyat dan Kemandirian Bangsa
Dua Pekan MBG Terhenti di Nagrak, 1.300 Siswa dari Tujuh Sekolah Terdampak

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 19:19 WIB

PA GMNI Sukabumi Raya Tegaskan Peran Kritis, Kebijakan Pemerintah Harus Berorientasi pada Rakyat

Jumat, 23 Oktober 2026 - 17:47 WIB

Dua Pekan MBG di Nagrak Mandek, Korwil BGN Belum Beri Penjelasan!

Kamis, 22 Oktober 2026 - 11:43 WIB

Peringati Hari Santri Nasional 2026, Hergun Tegaskan Peran Strategis Santri Kawal Pembangunan Bangsa

Rabu, 21 Oktober 2026 - 13:58 WIB

DLH Sukabumi Tetap Angkut Sampah, 8 Truk Rusak Berat dari Total 54 Armada

Rabu, 21 Oktober 2026 - 13:11 WIB

Pemilik Kandang Ayam Ngarak Sepakat Ikuti Keputusan Bersama dan Aturan

Berita Terbaru