Pj Wali Kota Sebut Posisi Koperasi Sejajar dengan Badan Usaha Lain, Ini Syaratnya!

Senin, 16 Oktober 2023 - 16:15 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JURNALSUKABUMI.COM – Penjabat Wali Kota Sukabumi, Kusmana Hartadji, menyebut bahwa lembaga koperasi memiliki posisi sejajar dengan dengan lembaga-lembaga usaha lainnya. Karena koperasi adalah sokoguru perekonomian.

Demikian disampaikan Kusmana, usai membuka kegiatan peningkatan kapasitas dan kompetensi sumber daya manusia koperasi ke-Kota Sukabumi 2023 di Hotel Balcony, Senin (16/10/2023).

“Koperasi itu adakah sokoguru perekonomian nasional dan bisa sejajar dengan badan usaha lain. Karena sistem ekonomi Indonesia itu cocok dengan koperasi,” kata dia.

Dengan peningkatan kapasitas ini lanjut dia, semua bisa dilakukan. Karena koperasi itu membutuhkan SDM, pasar, pembiayaan dan teknologi.

Dari 126 yang aktif, 70 ini menjadi tugas terpenting pendampingan termasuk bagaimana melakukan RAT. Jika tidak melaksanakan RAT karena hanya ketiadaan anggaran itu sangat klasik.

Untuk itu dia mengintruksikan kepada Dinas Koperasi, Usaha Mikro, Perindustrian dan Perdagangan (Diskumindag) bertanggungjawab dan hadir untuk menumbuhkan koperasi agar bisa berdaya saing baik di tingkat nasional maupun internasional.

“Saya berharap, uji kompetensi dan peningkatan sumber daya jadi mampu menyelesaikan permasalahan. Maka Dinas Koperasi, Usaha Mikro, Perindustrian dan Perdagangan Kota Sukabumi, bertanggung jawab dan harus hadir bagaimana menumbuhkan agar koperasi bisa berdaya saing baik nasional maupun luar,” tegasnya.

Pada bagian lain dia menyatakan, apa yang dilakukan dalam satu tahun dilaporkan kepada rapat anggota, tidak perlu mengundang rame-rame tidak perlu ada doorprize, tambahnya. “Karena RAT adalah keputusan tertinggi dalam koperasi. RAT minimal diikuti 70 hingga 80 persen anggota,” jelasnya.

Redaktur: Usep Mulyana

Berita Terkait

IPDN Gandeng Hergun Siapkan UMKM Tembus Pasar Digital di Sukabumi
Sampah Jadi Bahan Bakar! Wamenko: Hasil Pengolahan RDF Berpotensi Penuhi Kebutuhan Pabrik Semen
BPR Sukabumi Ingatkan Bahaya Bank Emok, Pinjaman Cepat Bisa Berujung Tercekik
Tabungan Tahara dan Siwajar Makin Diminati, BPR Sukabumi Catat Pertumbuhan Positif
Paripurna DPRD, Penyampaian Perubahan Perumda AMTJM Menjadi Perseroda
Tahun Ajaran Baru Jadi Momentum Menabung, Minat Tabungan SiWajar di BPR Sukabumi Meningkat
BPOM Apresiasi Otsuka, Pabrik di Pasuruan Jadi Contoh Penerapan Keamanan Pangan Nasional
SCG Dukung Keandalan Sistem Utilitas untuk Produktivitas Industri Manufaktur Berkelanjutan

Berita Terkait

Kamis, 30 Juli 2026 - 17:07 WIB

IPDN Gandeng Hergun Siapkan UMKM Tembus Pasar Digital di Sukabumi

Rabu, 29 Juli 2026 - 16:18 WIB

Sampah Jadi Bahan Bakar! Wamenko: Hasil Pengolahan RDF Berpotensi Penuhi Kebutuhan Pabrik Semen

Kamis, 23 Juli 2026 - 12:35 WIB

BPR Sukabumi Ingatkan Bahaya Bank Emok, Pinjaman Cepat Bisa Berujung Tercekik

Rabu, 22 Juli 2026 - 10:27 WIB

Tabungan Tahara dan Siwajar Makin Diminati, BPR Sukabumi Catat Pertumbuhan Positif

Selasa, 21 Juli 2026 - 21:24 WIB

Paripurna DPRD, Penyampaian Perubahan Perumda AMTJM Menjadi Perseroda

Berita Terbaru