Kado Spesial Hari Jadi Kab Sukabumi, SCG Groundbreaking TSPT RDF di TPA Cimenteng

Rabu, 23 Agustus 2023 - 14:26 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

JURNALSUKABUMI.COM – SCG, melalui anak perusahaannya, PT Semen Jawa dan PT Tambang Semen Sukabumi menyelenggarakan groundbreaking yang menandai dimulainya pembangunan fasilitas TSPT Refused-Derived Fuel (RDF) di Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Cimenteng, Kabupaten Sukabumi, Rabu (23/08/2023).

Pembangunan teknologi RDF ini merupakan proyek kerja sama perusahaan dengan Pemerintah Daerah sekaligus kado spesial SCG di Hari Jadi Kabupaten Sukabumi ke-153.

Kolaborasi ini merupakan kontribusi aktif SCG target Pemda Kabupaten Sukabumi terkait pengurangan dan penanganan sampah sekaligus pencapaian Net Zero per tahun 2050. Turut hadir pada acara, Bupati Sukabumi, Koordinator Pokja Pengembangan Teknologi PSEL & RDF Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan, dan Kepala Dinas Lingkungan Hidup Provinsi Jawa Barat dan Kabupaten Sukabumi.

Presiden Direktur PT SCG Indonesia, Chakkapong Yingwattanathaworn menjelaskan, pembangunan teknologi RDF ini merupakan manifestasi nyata dari prinsip-prinsip ESG 4 Plus yang dimiliki SCG, dengan fokus pada target pencapaian nol bersih emisi per tahun 2050 serta perwujudan industri hijau melalui setiap aspek operasional perusahaan. Inisiasi SCG ini sejalan dengan target Pemerintah Daerah Kabupaten Sukabumi dalam pengurangan sampah sebesar 30% serta penanganan 70% sampah pada tahun 2025¹.

“Pengalaman SCG selama lebih dari 25 tahun dalam mengimplementasikan teknologi RDF di Thailand memberikan keyakinan bahwa proyek serupa di Sukabumi akan membawa manfaat signifikan, baik dalam konteks ekonomi maupun lingkungan yang berkelanjutan,” pungkas Chakkapong.

RDF atau Refuse-derived Fuel adalah sumber energi terbarukan yang dihasilkan dari proses pengolahan Municipal Solid Waste (MSW) menjadi bahan bakar dalam proses pembuatan semen. Proyek teknologi RDF ini akan dibangun di TPA Cimenteng yang mengelola sampah dari
27 kecamatan, mencapai 220 ton/hari. Angka ini telah melampaui kapasitas maksimal TPA, mendorong perlunya langkah lanjutan. Teknologi RDF akan memungkinkan pemilahan danpengolahan awal sampah untuk kemudian diubah menjadi sumber energi terbarukan yang bernilai.

RDF juga akan mengelola tumpukan sampah yang telah terakumulasi di TPA Cimenteng. Langkah awalnya adalah memisahkan sampah berbahan kaca, logam dan B3 supaya tidak tercampur dalam produk RDF yang kemudian akan dihancurkan atau dicacah menjadi ukuran yang sesuai dengan standar RDF. Hasil RDF, berupa cacahan sampah, akan dikirim ke pabrik Semen SCG di Desa Sirnaresmi, Kecamatan Gunungguruh untuk digunakan sebagai bahan bakar alternatif menggantikan batu bara.

Somchai Dumrongsil, Presiden Direktur PT Semen Jawa dan PT Tambang Semen Sukabumi, mengatakan bahwa kolaborasi bersama Pemerintah Daerah Kabupaten Sukabumi ini merupakan wujud visi bersama dalam pengurangan sampah dan penggunaan sumber energi terbarukan. Teknologi RDF ditargetkan mampu mengelola 330 ton sampah/hari dan akan menghasilkan 100 ton produk RDF sebagai bahan bakar pengganti batu bara dalam produksi
Semen SCG.

“Sebagai pabrik semen dengan konsep Green and Clean Factory, PT Semen Jawa merupakan pelopor di Kabupaten Sukabumi dalam pengembangan teknologi RDF. Komitmen kami terhadap lingkungan menjadi prioritas utama dalam menjalankan bisnis, sejalan dengan kerangka kerja ESG (Lingkungan, Sosial, dan Tata Kelola). Proyek pembangunan infrastruktur untuk teknologi.

RDF ini dijadwalkan dimulai pada tahun 2023 dan diharapkan akan beroperasi pada tahun 2024. Kami yakin bahwa tantangan lingkungan dapat diatasi melalui langkah konkret dan kolaborasi yang sinergis demi Sukabumi yang lebih baik,” tutup Somchai.

Redaktur: Ujang Herlan

Berita Terkait

Koperasi PBMS Raih Bumi Untuk Sesama dari IJTI, 10 Rutilahu Jadi Bukti Kepedulian
POCARI SWEAT Run Bandung 2026: Birukan Bandung di Hari Jadi ke-216
SCG Dorong Penerapan Ekonomi Sirkular Indonesia sebagai Strategi Daya Saing Industri, Ubah Limbah Jadi Energi dan Produk Bernilai Tinggi
Lewat Sukabumi Expo 2026 BPR bidik UMKM lewat Kredit Priamas
Aktivasi TTE hingga Promosi UMKM, Diskominfosan Jadikan Stand Expo Ruang Komunikasi Publik
Cuma Rp50 Ribu Sudah Bisa Nabung, SiBarokah BPR Sukabumi Hadir di Sukabumi Expo
BPR Sukabumi Cibadak Bidik Ekspansi Kredit di Tengah Ekonomi yang Menantang
Deposito di BPR Sukabumi Terjamin Aman dan Bunga Lebih Menguntungkan

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Minggu, 27 September 2026 - 06:53 WIB

Koperasi PBMS Raih Bumi Untuk Sesama dari IJTI, 10 Rutilahu Jadi Bukti Kepedulian

Minggu, 20 September 2026 - 14:20 WIB

POCARI SWEAT Run Bandung 2026: Birukan Bandung di Hari Jadi ke-216

Jumat, 18 September 2026 - 16:48 WIB

SCG Dorong Penerapan Ekonomi Sirkular Indonesia sebagai Strategi Daya Saing Industri, Ubah Limbah Jadi Energi dan Produk Bernilai Tinggi

Minggu, 13 September 2026 - 14:22 WIB

Lewat Sukabumi Expo 2026 BPR bidik UMKM lewat Kredit Priamas

Minggu, 13 September 2026 - 13:52 WIB

Aktivasi TTE hingga Promosi UMKM, Diskominfosan Jadikan Stand Expo Ruang Komunikasi Publik

Berita Terbaru