Keren, Desa Ini Bagikan Masker, Disinfektan dan Hand Sanitizer Gratis?

Senin, 13 April 2020 - 19:32 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

JURNALSUKABUMI.COM – Pemerintah Desa (Pemdes) bersama Tim Penggerak PKK Desa Berekah, Kecamatan Bojonggenteng, Kabupaten Sukabumi, membagian masker, disinfektan dan hand sanitizer gratis bagi masyarakat, Senin (13/04/20).

Kerennya lagi, khusus untuk masker sendiri merupakan produk mandiri yang diinisiasi Kelompok Sekoper Cinta binaan desa tersebut. Rencananya, aksi pembagian sekitar 3000 masker yang akan disebar ke tiap RT se Desa Berekah ini.

Selain pembagian masker, Pemdes tersebut juga akan membagikan disinfektan dan hand sanitizer secara merata hingga pelosok RT, selama Bulan April 2020 ini.

“Kegiatan ini dalam rangka memutus mata rantai penyebaran virus Corona di wilayah kami. Hari ini, masker yang baru dibagikan kepada warga masyarakat baru sekitar 500 dari rencana 3000 masker,” ujar Ketua TP PKK Desa Berekah, E. Desi Nurmalasari kepada jurnalsukabumi.com.

Ketua TP PKK Desa Berekah, E. Desi Nurmalasari saat membagikan masker ke tiap warga.

Dengan kegiatan ini, Ia berharap virus korona tidak sampai masuk ke Desa Berekah dan semoga pandemi ini segera berakhir. Karena, bagaimana pun dampak pandemi ini dirasakan oleh semua pihak.

“Dampak yang paling dirasakan, menurunnya daya beli masyarakat dan munculnya masyarakat miskin baru yang perlu mendapat perhatian perhatian semua pihak termasuk pemerintah desa,” jelas E. Desi.

Adapun berkaitan dengan pengalihan sebagian dana desa untuk bantuan langsung tunai, pihkanya masih menunggu instruksi dan juklak juknis yang resmi dari pemerintah. Sehingga, kebijakan pemerintah desa tidak melanggar aturan hukum yang berlaku.

“Kami juga berharap agar warga masyarakat mematuhi semua himbauan yang telah disampaikan oleh Pemerintah berkaitan dengan pencegahan dan penanganan Pandemi covid19,” pungkasnya.

Reporter: Herwanto
Redaktur: Ujang Herlan

Berita Terkait

Deretan Pedagang Oleh-oleh di Pamuruyan Kembali Disorot, Pengawasan Satpol PP?
Bodi Truk Menjepit Kaki Sopir, Combi Tool hingga alat penarik Dikerahkan untuk Evakuasi Korban
Truk Box Bermuatan Pupuk Terguling di Palabuhanratu, Sopir Terjepit
Pengemudi Toyota Rush Penabrak Lima Pejalan Kaki di Parungkuda Diamankan Polisi
Pria Tertemper KA Pangrango di Parungkuda Alami Luka di Kepala
Jaga Harmoni Bersama Warga, DLH Tekankan Pengelolaan Lingkungan bagi Usaha Peternakan
Serangan Lalat dan Bau Tak Kunjung Hilang, Warga Nagrak Desak Tutup Permanen
Pria 28 Tahun di Nagrak Ditemukan Gandir, Polisi Temukan Pesan Terakhir

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Senin, 26 Oktober 2026 - 21:09 WIB

Deretan Pedagang Oleh-oleh di Pamuruyan Kembali Disorot, Pengawasan Satpol PP?

Senin, 26 Oktober 2026 - 18:36 WIB

Bodi Truk Menjepit Kaki Sopir, Combi Tool hingga alat penarik Dikerahkan untuk Evakuasi Korban

Senin, 26 Oktober 2026 - 18:02 WIB

Truk Box Bermuatan Pupuk Terguling di Palabuhanratu, Sopir Terjepit

Minggu, 25 Oktober 2026 - 15:18 WIB

Pengemudi Toyota Rush Penabrak Lima Pejalan Kaki di Parungkuda Diamankan Polisi

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 17:16 WIB

Pria Tertemper KA Pangrango di Parungkuda Alami Luka di Kepala

Berita Terbaru