Geger! Lansia Kritis Alami Luka di Leher Setelah Disabet Senjata Tajam oleh Tetangga Sendiri

Jumat, 28 Juli 2023 - 20:54 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JURNALSUKABUMI.COM – Warga Kecamatan Kebonpedes, Kabupaten Sukabumi, digegerkan dengan aksi seorang pemuda berinisial DH (22) yang nekad menggorok leher tetangganya sendiri.

Korban DH terdiri dari seorang tokoh masyarakat, Bah Emik Hamami (80) dan membacok Bah Asep (70) di Kampung Tanah Putih, RT 04 RW 05, Desa Sasagaran, Kecamatan Kebonpedes, Kabupaten Sukabumi pada Jumat (28/07/2023) siang.

Seorang tetangga korban, Usup Supriandi (65) mengatakan, saat kejadian ia baru pulang salat Jumat sekira pukul 13.00 WIB. Saat itu, ia dikagetkan dengan suara istrinya yang berteriak meminta tolong.

“Sewaktu itu, saya melihat pelaku membawa golok yang bersimbah darah. Bahkan, darahnya juga berceceran di tanah depan rumah saya,” kata Usup di lokasi kejadian, Jumat (28/07/2023).

Setelah itu, ia bersama warga lainnya langsung mengejar terduga pelaku ke atas perbukitan. Tidak lama setelah itu, warga kembali berteriak, karena warga yang bernama Bah Asep juga dibacok oleh terduga pelaku dengan jarak lokasi sekitar 200 meter dari rumah pertama korban penggorokan.

“Kayanya, golok itu milik Bah Emik korban pertama. Karena, Bah Emik itu selain tokoh masyarakat disini, juga beliau itu merupakan tukang penyembelih domba,” terang Usup.

Dia mengungkapkan, terduga pelaku bukan warga Kampung Tanah Putih, RT 04 RW 05, Desa Sasagaran, Kecamatan Kebonpedes. Namun, pemuda yang buat heboh kampung tersebut, merupakan warga Pajampangan.

“Jadi, dia itu dibawa sama keluarganya ke kampung sini dan kebetulan ada bibi pelaku di kampung ini. Katanya, mahu berobat alternatif ke Bah Emik (korban). Karena, infonya stres dan sering ngamuk,” jelasnya.

Sementara itu, Kapolsek Kobenpedes, Polres Sukabumi Kota, IPTU Tommy Ganhany Jaya Sakti mengatakan, awalnya ia mengetahui kejadian tersebut bermula dari adanya informasi dari warga setempat, bahwa ada dua orang di kampung tersebut di bacok.

“Kemudian dibawa ke Puskesmas Baros oleh warga. Ini kami dapat informasi dari Kapolsek Baros. Dikarenakan, lukanya cukup serius akhirnya kedua korban di bawa ke Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) R Syamsudin Kota Sukabumi,” kata Tommy.

Setelah itu, ia bersama sejumlah anggotanya dan Babinsa Desa Sasagaran langsung meninjau ke lokasi kejadian. Setiba di lokasi, ia bersama warga langsung melakukan pencarian hingga ke daerah perbukitan dan menyusuri sungai Cimandiri.

“Laporan tadi warga kami juga belum melakukan pengecekan karena korban dari Puskesmas Baros harus dirujuk ke RSUD R Syamsudin SH didampingi anggota dari Polsek Baros sebanyak 2 orang,” jelasnya.

“Korbannya ada dua orang. Korban mengalami luka leher (Bah Emik), kemudian luka pada bagian kepala, tangan dan paha lutut (Bah Asep),” sambung dia.

Berdasarkan pemeriksaan sementara, dalam kesehariannya pelaku ini dianggap pendiam dan hidup seperti biasanya di tengah-tengah masyarakat.

“Terduga itu, belum menikah. Keterangan sementara pelaku hidup biasa saja, bahkan tadi salah satu warga yang merupakan teman kerjanya, ia itu cenderung pendiam. Jadi, pelaku ini tidak melakukan hal-hal yang sifatnya menonjol,” terang dia.

Saat ini pihak kepolisian bersama warga sekitar masih menyusuri lokasi yang dilalui pelaku saat melarikan diri.

“Kami saat ini kami masih berupaya untuk mencari pelaku karena pelaku ini masih berkeliaran dengan membawa senjata tajam. Khawatirnya dia kembali melakukan hal yang sama. Kita antisipasi, makanya kami dibantu warga masyarakat juga untuk mencari keberadaan pelaku,” tandasnya.

Reporter: Fira AFS | Redaktur: Usep Mulyana

Berita Terkait

Dari Stok 20 Tahun, Cadangan Padi Adat Ciptamulya Diprediksi Tinggal 5 Tahun Usai Kebakaran
Leuit Kasepuhan Ciptamulya Tinggal Arang, Warga Berjuang Amankan Cadangan Pangan
Api Cepat Merambat di Ciptamulya, Kodim 0622 Sukabumi Bantu Kendalikan Kebakaran
Kasepuhan Ciptamulya Terbakar Hebat, Rumah Adat hingga Permukiman Ludes
Laka Maut Pasutri di Cijalingan Sukabumi, Suami Tewas Terlindas Truk dan Istri Patah Kaki
Korban Jiwa Kembali Berjatuhan, Tambang Ilegal Masih Marak di Sukabumi
Lilin saat Listrik Padam Berujung Petaka, Tiga Bocah Meninggal dalam Kebakaran di Sukabumi
Dua Kios Terbakar di Parungkuda, Satu Orang Alami Luka Bakar

Berita Terkait

Senin, 27 Juli 2026 - 10:37 WIB

Dari Stok 20 Tahun, Cadangan Padi Adat Ciptamulya Diprediksi Tinggal 5 Tahun Usai Kebakaran

Minggu, 26 Juli 2026 - 11:56 WIB

Leuit Kasepuhan Ciptamulya Tinggal Arang, Warga Berjuang Amankan Cadangan Pangan

Sabtu, 25 Juli 2026 - 19:48 WIB

Api Cepat Merambat di Ciptamulya, Kodim 0622 Sukabumi Bantu Kendalikan Kebakaran

Sabtu, 25 Juli 2026 - 16:03 WIB

Kasepuhan Ciptamulya Terbakar Hebat, Rumah Adat hingga Permukiman Ludes

Jumat, 24 Juli 2026 - 15:44 WIB

Laka Maut Pasutri di Cijalingan Sukabumi, Suami Tewas Terlindas Truk dan Istri Patah Kaki

Berita Terbaru