Situ Halimun Warungkiara, Dulu Tempat Mancing Kini Disulap Jadi Lokasi Wisata

Minggu, 12 April 2020 - 13:27 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JURNALSUKABUMI.COM – Berbicara lokasi wisata di Sukabumi seolah tidak akan pernah habis. Maka dari itu, tidak berlebihan jika kabupaten yang berlambang “Penyu” ini memiliki julukan wisata “Gurilaps” atau Gunung, Rimba, Laut, Pantai, dan Sungai.

Pintu masuk ke Taman Halimun Warungkiara. Foto: ruslan/jurnalsukabumi.com

Selain “Gurilaps”, Sukabumi juga memiliki beberapa situ yang kekinian menjadi lokasi wisata. Salah satunya, Situ Halimun yang berlokasi di Kampung Halimun, Desa/kecamatan, Warungkiara.

Berkat kebersamaan Pemerintah setempat dari mulai Karangtaruna Desa, Pemerintah Desa, kecamatan, hingga kabupaten, situ yang sebelumnya hanya tempat mancing biasa disulap menjadi lokasi wisata yang menyuguhkan panorama alam yang indah.

Fasilitas gajebo untuk bersantai pengunjung. Foto: ruslan/jurnalsukabumi.com

Lokasi wisata yang diresmikan oleh Gubernur Jawa Barat, Ridwan Kamil beberapa bulan lalu itu, memiliki sejumlah wahana, dari mulai Gajebo (tempat untuk bersantai) hingga beberapa spot selfie.

Ketua Karang Taruna Desa Warungkiara, Haryadi Rudi, melalui anggotanya Karimullah (28) mengatakan, lokasi wisata ini masih dalam tahap penataan.

“Kalau untuk pengunjung selalu ada walaupun masuh dalam tahap penataan.” ujar Karimullah, Minggu (12/04/2020).

Lokasi untuk berselfie. Foto: ruslan/jurnalsukabumi.com

Pria yang kerap disapa Karim tersebut juga menuturkan, pengunjung biasanya ramai di hari libur. “Saat ini di sini (Situ Halimun, red) baru ada beberapa spot selfie dan beberapa gajebo, serta warung – warung untuk jajanan. Rencana ke depannya, akan ada perahu angsa dan flying fox,” ujarnya.

Reporter : Ruslan AG

Redaktur: Jon Digos

Berita Terkait

25 Juli Jadi Penentu, Dua Kandidat Berebut Kursi Ketua KNPI Palabuhanratu
KNPI Minta Perusahaan Bersinergi, Tekan Pengangguran dengan Mengutamakan Tenaga Kerja Lokal Sukabumi
Kejar Target Presiden, Sukabumi Ubah Cara Bertani: Dari Sawah Konvensional ke Pertanian Modern
Dua Kios Terbakar di Parungkuda, Satu Orang Alami Luka Bakar
PLARA FEST 2026 Siap Hidupkan Palabuhanratu, 20 Sanggar Seni hingga Remember of Today Tampil
Retribusi Rp7.500 per bulan, DLH Sukabumi Tegaskan Pengangkutan Sampah Harus Lewat MOU
IGD Baru RSUD Palabuhanratu Disiapkan, Layanan Darurat Sukabumi Ditarget Lebih Cepat dan Optimal
Jaga Terumbu Karang hingga Biota Laut, Indonesia Power Perkuat Komunitas PENYU

Berita Terkait

Jumat, 24 Juli 2026 - 00:38 WIB

25 Juli Jadi Penentu, Dua Kandidat Berebut Kursi Ketua KNPI Palabuhanratu

Jumat, 24 Juli 2026 - 00:08 WIB

KNPI Minta Perusahaan Bersinergi, Tekan Pengangguran dengan Mengutamakan Tenaga Kerja Lokal Sukabumi

Kamis, 23 Juli 2026 - 15:50 WIB

Kejar Target Presiden, Sukabumi Ubah Cara Bertani: Dari Sawah Konvensional ke Pertanian Modern

Kamis, 23 Juli 2026 - 15:37 WIB

PLARA FEST 2026 Siap Hidupkan Palabuhanratu, 20 Sanggar Seni hingga Remember of Today Tampil

Kamis, 23 Juli 2026 - 12:31 WIB

Retribusi Rp7.500 per bulan, DLH Sukabumi Tegaskan Pengangkutan Sampah Harus Lewat MOU

Berita Terbaru