JURNALSUKABUMI.COM – Tradisi santunan kepada anak yatim dan jompo di wilayah Desa Sangrawayang, Kecamatan Simpenan, Kabupaten Sukabumi, menjadi agenda rutin Bukit Sunset Hill.
Sejak dibangunnya pada tahun lalu, rutinitas pengajian serta mengajak yatim dan jompo terus ia galakan. Bahkan jumlahnya terus bertambah hingga mencapai ratusan orang.
“Dari pertama di bangun, kami terus merangkul yatim dan jompo yang berada di sekitar. Tentunya untuk memberikan keberkahan bagi semua khusunya anak yatim piatu,” ujar Asep Suryaman Mesri Perwakilan pemilik Bukit Sunset Hill, Rabu (21/6/2023).
Menurut Mesri, kegiatan pengajian umum sangat bermanfaat bagi warga karena mereka akan mendapat ‘tausiyah” makna kebaikan dari kiai serta sebagai ajang bersilaturahmi.
Demikian juga dengan acara pemberian santunan pada anak yatim dan jompo di hotel atau penginapan yang terletak di Jalur Geopark Loji tepatnya Desa Sanggrawayang. kata dia, ini sebagai sarana berbagi kebahagian pada mereka.
“Santunan yang diberikan (pada anak yatim) jangan dilihat nilainya namun lebih pada kepedulia kita sebagai orang tua pengganti dalam memperhatikan anak yatim,” katanya.
Ia mengatakan doa anak yatim sangat mustajab sehingga sudah sepantasnya jika mereka diperlakukan dengan baik seperti menjaga diri sendiri.
“Dengan memperlakukan anak yatim dengan baik maka ini akan menjadi salah satu tolok ukuran keimanan seorang muslim,” katanya.
Kepala Desa Sangrawayang, Muhtar mengapresiasi kegiatan santunan yang kerap dilakukan pengelola Bukit Sunset Hill. Dari sekian banyak hotel, hanya tempat tersebut yang menyantuni yatim secara berkala.
“Kami menyampaikan apresiasi pada pengelola tempat ini. Selain yatim dan jompo yang mendapat santunan. Namun warga sekitar pun ikut andil dalam proses pembangunan hotel tersebut,” tandasnya.
Reporter: Ilham Nugraha | Redaktur: Ujang Herlan












