JURNALSUKABUMI.COM – Wali Kota Sukabumi Achmad Fahmi melalui launching Program Pemberdayaan Rukun Warga (P2RW) Kecamatan Cikole Kota Sukabumi tahun 2023, mendorong pembangunan berbasis masyarakat.
Dalam kegiatan yang berlangsung di Gedung Juang ini, Kang Fahmi menyampaikan, momen tersebut menjadi upaya percepatan pembangunan berbasis kebutuhan warga seperti penuntasan kawasan kumuh dan perbaikan rumah tidak layak huni.
“Menyadari P2RW program unggulan yang dilakukan pemda dalam rangka percepatan pembangunan berbasiskan warga. Sejatinya pembangunan milik masyarakat yang menentukan arah pembangunan masyarakat,” ucap Kang Fahmi dalam keterangannya, Selasa (23/5/2023).
Turut hadir dalam kegiatan tersebut, Ketua TP PKK Kota Sukabumi Fitri Hayati Fahmi, Asda Bidang Pemerintahan dan Kesra Setda Kota Sukabumi Andri Firmansyah, dan Camat Cikole Fitrya Kusnaningsih.
Kang Fahmi menghimbau, jangan sampai pembangunan dibuat tapi masyarakat tidak butuh pembangunan itu, sehingga tidak efektif dan efisien.
Di mana, P2RW jadi solusi pembangunan yang diharapkan warga. Kedua masih Kata Kang Fahmi, P2RW jadi solusi dari keterbatasan anggaran yang dimiliki pemda, kalau pemda seluruhnya dari anggaran pemda sampai ke pelosok sulit rasanya karena keterbatasan anggaran.
“Contoh, tahun sebelumnya rata-rata bantuan dari pemprov sebesar Rp 130 sampai 150 miliar dan sekarang bantuan setengahnya hanya Rp 80 miliar. Hal ini karena pemprov mengalami kesulitan di tengah pandemi,” ujarnya.
Selain itu DAK, DAU dan DID dari pemerintah pusat jadi bagian percepatan pembangunan sekarang turun 40 persen. Karena itu P2RW jadi solusi di tengah keterbatasan menghadirkan pembangunan berbasis masyarakat.
“Partisipasi warga dalam P2RW ada yang 100 persen hingga 300 persen warga memiliki kontribusi kuat. Sehingga mengucapkan terimakasih kepada RT, RW, LPM dan BKM memberikan dukungan pembangunan,” tandasnya.
Reporter: Fira AFS | Redaktur: Ujang Herlan






