Awasi Anak Ketika Bermain Handphone Saat Mengisi Daya, Lengah Ini Akibatnya!

Kamis, 4 Mei 2023 - 20:42 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

JURNALSUKABUMI.COM – Luka bakar yang dialami anak perempuan berinisial NRS asal warga Kampung Ciseke, Desa Tangkil, Kecamatan Cidahu, Kabupaten Sukabumi, hampir menghanguskan sekujur tubuh bocah berusia 9 tahun itu, pada Kamis (4/5/2023).

Insiden itu terjadi saat NRS bermain handphone yang tersambung kabel pengisi daya ke sumber listrik. Hal itu diungkapkan Kepala Desa Tangkil, Ijang Sehabudin  mengatakan, saat kejadian ibunya sedang tidak berada di rumah.

“Diduga kebakaran itu dari korsleting listrik yang berasal dari handphone yang dimainkan korban. Karena, saat kejadian handphone korban sedang di cas atau di charger,” kata Ijang.

Ijang mengungkap, beruntung api tidak merambat ke tabung gas 3 kilogram. Karena, saat melihat kepulan asap tebal, warga langsung menjebol dinding dapur rumah korban yang terbuat dari bahan triplek. Ini terpaksa dilakukan karena untuk menyelamatkan anak tersebut.

“Bangunan rumah tidak terbakar semua dan yang terbakar hanya bangunan dapur saja. Seperti kursi dan kabel listrik. Kalau bangunan rumahnya itu, permanen. Tetapi, kalau bangunan dapurnya itu hanya disekat pakai triplek,” terang Ijang.

Dia menuturkan, anak yang menjadi korban kebakaran tersebut diketahui memiliki riwayat disabilitas mental. Sehingga, saat ditanya oleh warga pasca dievakuasi dari kobaran api, anak yang masih duduk di bangku SD ini, tidak bisa menjawab secara jelas dan hanya berbicara terbata-bata.

“Hanya yang jadi beban sekarang kan anak sudah dibawa ke RS BMC. Barusan dikonfirmasi, katanya harus dibawa atau dirujuk ke rumah sakit di Bandung atau Jakarta. Itu ada dua pilihan. Kalau untuk luka bakar ada sekitar 60 persen,” pungkas dia.

Reporter: Fira AFS | Redaktur: Usep Mulyana

Berita Terkait

Bukan Pelanggan! Sanca 3 Meter Tiba-tiba Kagetkan Pemilik Warung di Palabuhanratu 
Pengerukan Tanah Merah Belum Berizin Kembali Disorot, BEM PTNU Desak Penghentian Sementara!
Wabup Andreas Pantau Dampak Cuaca Ekstrem di Cicurug, Pemkab Sukabumi Perkuat Penanganan
Puluhan Rumah Rusak, Wabup Andreas Bakal Temui Warga Terdampak di Cicurug
Jalur Air Warga Ditutup Urugan, Kekhawatiran Banjir Mengintai Kampung Mariuk Simpenan 
Soal Lahan Parkir Pasar Palabuhanratu Bergolak, Ini Sikap Masing-masing Pihak!
Usai Angin Kencang Terjang Cicurug, Bupati Asep Japar Minta Warga Tingkatkan Kewaspadaan
Purwasari Diterpa Cuaca Ekstrem, 52 Rumah Rusak dan 9 Pohon Tumbang

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Senin, 5 Oktober 2026 - 14:33 WIB

Bukan Pelanggan! Sanca 3 Meter Tiba-tiba Kagetkan Pemilik Warung di Palabuhanratu 

Minggu, 4 Oktober 2026 - 15:08 WIB

Pengerukan Tanah Merah Belum Berizin Kembali Disorot, BEM PTNU Desak Penghentian Sementara!

Minggu, 4 Oktober 2026 - 14:22 WIB

Wabup Andreas Pantau Dampak Cuaca Ekstrem di Cicurug, Pemkab Sukabumi Perkuat Penanganan

Jumat, 2 Oktober 2026 - 13:06 WIB

Puluhan Rumah Rusak, Wabup Andreas Bakal Temui Warga Terdampak di Cicurug

Jumat, 2 Oktober 2026 - 09:43 WIB

Jalur Air Warga Ditutup Urugan, Kekhawatiran Banjir Mengintai Kampung Mariuk Simpenan 

Berita Terbaru