Waspada! Kota Sukabumi Masuk Zona Merah Covid-19

Rabu, 1 April 2020 - 21:14 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

JURNALSUKABUMI.COM – Wali Kota Sukabumi, Achmad Fahmi menyatakan Kota Sukabumi masuk kategori zona merah, setelah seorang warganya positif corona Covid-19, Rabu (01/04/20).

Hal itu dikatakan setelah terdata satu orang pasien asal Kota Mochi ini positif terjangkit virus korona. Saat ini, pasien sedang menjalani di RSUD Syamsudin SH Kota Sukabumi.

“Berdasar data yang kami terima, satu orang pasien di nyatakan positif setelah dilakukan swab,” ujar Wali Kota Sukabumi Achmad Fahmi, saat melakukan press rilis, di media center covid-19 Kota Sukabumi, kepada awak media Rabu (01/04/20).

Wali Kota Sukabumi Achmad Fahmi, saat melakukan press rilis, di media center covid-19 Kota Sukabumi,

Lanjut orang nomor satu di Kota Sukabumi ini mengungkapkan, pasien positif tersebut memang sudah lama tinggal tinggal di luar daerah. Hanya saja identitas kependudukannya masih beralamat disini, sehingga masuk kedalam pendataan pihaknya.

“Pasien tersebut sudah tidak tinggal di Kota Sukabumi selama 3 tahun,” katanya.

Fahmi mengungkapkan, saat ini pasien dalam keadaan sehat di ruang isulasi RSUD Bunut. Dan masih mendapatkan penanganan yang maksimal dari Kota Sukabumi. Kondisi pasien sendiri saat ini masih dalam keadaan baik.

“Riwayatnya tidak bisa kami sebutkan. Masuk dalam kondisi demam dan hasil swabnya demikian,” ungkapnya.

Tambahnya, dengan adanya satu orang pasien positif korona dalam catatan Kota Sukabumi, maka status kegawat daruratan di Kota Sukabumi semakin meningkat.

“Karena sudah ada yang positif, zona berubah jadi merah,” tandasnya.

Reporter : Riki Rahardian
Redaktur: Ujang Herlan

Berita Terkait

Terima Aset Rampasan KPK Rp1,94 Miliar, Bupati Sukabumi: Ini Amanah
Buaya 70 Kg Terjerat Jaring di Sungai Cibubuay, Warga Simpenan Sebut Ada Buaya Kedua
Dikenal Kerap Isi Pengajian, Pria di Nyalindung Sukabumi Diduga Cabuli 7 Anak
Nelayan Temukan Jasad Mengapung, Ternyata Pelajar Hilang Terseret Ombak 4 Hari Lalu
Pengerukan Tanah Merah Belum Berizin Kembali Disorot, BEM PTNU Desak Penghentian Sementara!
Pelantikan PWI Jabar, KDM Tekankan Peran Pers Perangi Hoaks
Tegaskan Arahan KDM, Aktivitas Pengerukan Tanah Merah di Nagrak Disidak
Purwasari Diterpa Cuaca Ekstrem, 52 Rumah Rusak dan 9 Pohon Tumbang

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Kamis, 8 Oktober 2026 - 17:55 WIB

Terima Aset Rampasan KPK Rp1,94 Miliar, Bupati Sukabumi: Ini Amanah

Rabu, 7 Oktober 2026 - 14:42 WIB

Dikenal Kerap Isi Pengajian, Pria di Nyalindung Sukabumi Diduga Cabuli 7 Anak

Rabu, 7 Oktober 2026 - 14:30 WIB

Nelayan Temukan Jasad Mengapung, Ternyata Pelajar Hilang Terseret Ombak 4 Hari Lalu

Minggu, 4 Oktober 2026 - 15:08 WIB

Pengerukan Tanah Merah Belum Berizin Kembali Disorot, BEM PTNU Desak Penghentian Sementara!

Jumat, 2 Oktober 2026 - 14:12 WIB

Pelantikan PWI Jabar, KDM Tekankan Peran Pers Perangi Hoaks

Berita Terbaru