JURNALSUKABUMI.COM – Wakil Bupati Sukabumi , Iyos Somantri membuka secara resmi Pekan Olahraga Seni, Pendidikan dan Agama (Porsenida) ke XVII Madrasah Aliyah Negeri (MAN) 3 Sukabumi di Jalan Lodaya Sentra, Kecamatan Surade, Kamis (23/02/2023).
Kang Iyos, sapaan akrab Iyos Somantri mengatakan, ajang tersebut diyakini mampu melahirkan bibit-bibit atlet yang berprestasi dan berkualitas untuk mengharumkan Kabupaten Sukabumi di kancah Nasional maupun Internasional.
“Kami sangat berterimakasih kepada MAN 3 Sukabumi yang telah menginisiasi kegiatan ini. Harapannya, bisa melahirkan generasi muda yang berkarakter dan berdaya saing,” ujarnya.
Kang Iyos menyebut, Porsenida ini harus dijadikan kesempatan bagi lembaga sekolah, karena akan mengasah kemampuan dan keterampilan siswa menjadi generasi unggul.
Orang nomor dua di Kabupaten Sukabumi ini mengimbau Kemenag untuk mensosialisasikan seluruh Madrasah yang ada di Kabupaten Sukabumi untuk bersama-sama menyelenggarakan kegiatan serupa.
“Kegiatan ini sangat luar biasa, antusias siswa juga begitu banyak, dan semoga ini menjadi pengembang kemampuan prestasi generasi muda di Kabupaten Sukabumi,” tutup Kang Iyos.
Ditambahkan, Kepala Dinas Kebudayaan, Kepemudaan dan Olahraga (Disbudpora) Kabupaten Sukabumi, Budianto menambahkan, feedback dari Porsenida akan muncul bibit atlet baru di daerah pajampangan, dengan itu dinas akan berkoordinasi dengan Igornas untuk dikembangkan terhadap cabang olahraga yang ada di Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Cabang Kabupaten Sukabumi.
Oleh karena dirinya berharap, seluruh sekolah untuk bisa melakukan penjaringan bibit atlet baru untuk ditindaklanjuti, dan melaporkannya ke Igornas tingkat Kecamatan maupun Kabupaten, apalagi ditahun 2023 akan dilaksanakan Pekan Olahraga Pelajar Daerah (POPDA).
“Semoga dalam pelaksanaan Popda nanti Kabupaten Sukabumi bisa memberikan torehan prestasi yang mengharumkan daerah,” sambungnya.
Sementara itu, Panitia penyelenggara Dadang Sadrah menjelaskan, Porsenida akan berlangsung selama sepekan mulai tanggal 23 Februari sampai 1 Maret. Even ini diikuti oleh 67 sekolah dari MTS dan SMP. Ada tiga cabang lomba dalam Porsenida ini antara lain Kesenian, Pendidikan, dan Keagamaan.
“Lomba Kesenian meliputi, kesenian singing, paduan suara, kaligrafi, dan desain poster. Lomba Pendidikan, story telling, reklamasi puisi, pidato bahasa arab, aksara sunda, dan uji kompetensi dasar dari berbagai mata pelajaran. Adapun untuk Keagamaan ialah MHQ, MTQ, MSI dan FQK,” tandasnya.
Reporter: Yandi Candra | Redaktur: Ujang Herlan






