Perayaan Cap Go Meh, Kang Fahmi: Akan Masuk dalam Kalender Of Event Tahunan

Sabtu, 11 Februari 2023 - 19:17 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JURNALSUKABUMI.COM – Wali Kota Sukabumi Achmad Fahmi beserta Forkopimda memantau kelancaran puncak perayaan Cap Go Meh di Jalan Pajagalan, Kecamatan Warudoyong Kota Sukabumi  Sabtu (11/2/2023).

Kang Fahmi mengatakan, bersyukur tahun ini perayaan Cap Go Meh bisa kembali digelar setelah tertunda selama hampir tiga tahun karena aturan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) saat pandemi Covid-19.

“Pertama kita bersyukur bahwa kegiatan festival budaya Cap Go Meh ini kembali dapat dilaksanakan di tahun 2023 setelah tahun 2020 terakhir kita melaksanakannya,” ucap Kang Fahmi.

Dia juga memastikan, festival  tersebut akan dimasukan dalam agenda tahunan atau ‘calender of event’.

“Dengan melihat antusias dari warga masyarakat, termasuk juga pengunjung dari luar Kota Sukabumi sebagaimana yang kita rencanakan, ini dapat menjadi bagian dari calender of event yang kita selenggarakan rutin setiap tahun,” jelasnya.

Lebih lanjut, pihaknya telah merencanakan agenda tersebut dengan para tokoh warga Tionghoa untuk membuat kawasan yang terintegrasi pada 2024 mendatang.

Menurutnya, dengan adanya festival tersebut dapat memberikan kontribusi pada perkembangan dan kemajuan ekonomi kreatif.

“Kita masukan ke dalam calender of event di tahun 2024 dan seterusnya. Tentunya pertama ini terjadi proses pergerakan ekonomi kreatif bagaimana kita melihat para pedagang semuanya luar biasa ekonomi kreatif saat ini,” imbuhnya.

Dia menambahkan, dengan demikian Pemerintah Daerah pun akan melakukan penataan di kawasan seputar Vihara Widhi Sakti, agar selanjutnya perayaan tersebut dapat berlangsung lebih nyaman

“Yang kedua tentunya ini jadi pr juga bagi pemerintah daerah bagaimana kita melakukan penataan di kawasan seputar wilayah Vihara Widhi Sakti ini. Sehingga kolaborasi menghasilkan kawasan yang terintegrasi nantinya,” pungkasnya.

Reporter: Fira AFS | Redaktur: Usep Mulyana

Berita Terkait

MBG Bukan Sekadar Makan Gratis, SPPG Balekambang 2 Sebut Ini Investasi Gizi Generasi Masa Depan
Peduli MBG, Ribuan Warga Sukabumi Gelar Doa Bersama
DPPKB Kabupaten Sukabumi Kejar 6.810 Akseptor, KB Pasca Persalinan Jadi Andalan Pengendalian Penduduk
BPR Sukabumi Terus Berinovasi, SIMPEN Jadi Jembatan Layanan Perbankan yang Lebih Mudah
Ribuan Massa Aliansi Masyarakat Peduli MBG Bakal “Putihkan” Sukabumi dengan Aksi Damai dan Istighosah
Matangkan Aksi Damai di Lapangan Merdeka, Pemilik Dapur hingga Penerima Manfaat MBG Gelar Pertemuan
Sukseskan Gerakan Peduli Gizi, Kepala SPPG Bantargadung Bojonggaling 2 Nyatakan Dukung Aksi Damai MBG
Kawal Keberlanjutan Program, Koordinator SPPG MBG Cibadak Dukung Aksi Damai di Lapang Merdeka

Berita Terkait

Rabu, 24 Juni 2026 - 17:10 WIB

MBG Bukan Sekadar Makan Gratis, SPPG Balekambang 2 Sebut Ini Investasi Gizi Generasi Masa Depan

Rabu, 24 Juni 2026 - 10:58 WIB

Peduli MBG, Ribuan Warga Sukabumi Gelar Doa Bersama

Rabu, 24 Juni 2026 - 09:35 WIB

DPPKB Kabupaten Sukabumi Kejar 6.810 Akseptor, KB Pasca Persalinan Jadi Andalan Pengendalian Penduduk

Rabu, 24 Juni 2026 - 05:57 WIB

BPR Sukabumi Terus Berinovasi, SIMPEN Jadi Jembatan Layanan Perbankan yang Lebih Mudah

Selasa, 23 Juni 2026 - 16:49 WIB

Ribuan Massa Aliansi Masyarakat Peduli MBG Bakal “Putihkan” Sukabumi dengan Aksi Damai dan Istighosah

Berita Terbaru

OPINI

Gizi Rakyat atau Gizi Oligarki?

Rabu, 24 Jun 2026 - 17:29 WIB