Gerak Cepat Tangkal Covid-19, Perbatasan Sukabumi Jadi Fokus Sterilisasi

Jumat, 27 Maret 2020 - 16:06 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JURNALSUKABUMI.COM – Berbagai upaya digerakan Pemkab Sukabumi dalam memutus mata rantai penyebaran virus corona (Covid-19). Mulai Senin (30/03/2020), pemerintahan yang dipimpin Bupati-Wakil Bupati Sukabumi, Marwan Hamami-Adjo Sardjono ini akan menyeterilkan perbatasan dengan cara menyemprot disinfektan.


Rencana tersebut diungkapkan Sekretaris Daerah Kabupaten Sukabumi, Iyos Somantri selaku Ketua Harian Satuan Gugus Tugas usai memimpin rapat percepatan penanganan penyebaran virus Corona di Pusat Informasi dan Koordinasi Covid-19 Kabupaten Sukabumi Pendopo Sukabumi, Jum’at (27/03/2020).

“Ini merupakan tindak lanjut dan arahan Pimpinan pak bupati (H.Marwan Hamami) untuk segera melakukan penanganan penyebaran wabah corona,” tegas Iyos.

Sementara itu, Kepala Bidang Komunikasi Publik Herdy Somantri menjelaskan, dari hasil rapat dan pertemuan kegiatan penyeterilan perbatasan, baik dengan Bogor maupun Cianjur, akan dilaksanakan mulai Senin, 30 Maret 2020.

Sekda Kabupaten Sukabumi, Iyos Somantri selaku Ketua Harian Satuan Gugus Tugas memimpin rapat percepatan penanganan penyebaran virus Corona di Pusat Informasi dan Koordinasi Covid-19 Kabupaten Sukabumi. IST/jurnalsukabumi.com

“Sasaran di dua titik yaitu perbatasan Sukabumi-Cianjur dan Sukabumi-Bogor. Alat, bahan dan sarana prasarananya sudah disiapkan di dua titik tersebut hasil rapat koordinasi dengan para kepala perangkat daerah tadi, ” jelasnya.

Menurut Bima, sapaan akrab Herdy, bahwa kegiatan tersebut untuk memutus mata rantai penyebaran virus corona. “Virus corona ini muncul bukan karena terbang, namun dibawa, jadi Pemkab sukabumi akan melakukan sterilisasi kepada setiap orang dan kendaraan yang akan masuk ke wilayah kabupaten sukabumi,” tambahnya.

Bima berharap semua masyarakat dapat memakluminya dan mau bekerja sama untuk melawan penyebaran virus Corona tersebut.
“Mohon maaf jika perjalanannya terganggu karena ini demi keselamatan kita semua” pungkasnya.

Reporter: Irfan/Hendi

Redaktur: Jon Digos

Berita Terkait

Rumah Bilik Bambu Milik Kakek 72 Tahun di Bojongpari Hangus Terbakar ‎
Dari Stok 20 Tahun, Cadangan Padi Adat Ciptamulya Diprediksi Tinggal 5 Tahun Usai Kebakaran
Di Balik Puing Ciptamulya, Mak Utiah Cari Sisa Barang dari Rumah yang Hilang
Nyaris Maut! Kendaraan Bak Angkut Orang Tertimpa Pohon di Cikakak
Leuit Kasepuhan Ciptamulya Tinggal Arang, Warga Berjuang Amankan Cadangan Pangan
420 Jiwa Mengungsi Usai Kebakaran Ciptamulya, 70 Rumah Warga Ludes Terbakar
Api Cepat Merambat di Ciptamulya, Kodim 0622 Sukabumi Bantu Kendalikan Kebakaran
Kasepuhan Ciptamulya Terbakar Hebat, Rumah Adat hingga Permukiman Ludes

Berita Terkait

Senin, 27 Juli 2026 - 10:37 WIB

Dari Stok 20 Tahun, Cadangan Padi Adat Ciptamulya Diprediksi Tinggal 5 Tahun Usai Kebakaran

Minggu, 26 Juli 2026 - 16:54 WIB

Di Balik Puing Ciptamulya, Mak Utiah Cari Sisa Barang dari Rumah yang Hilang

Minggu, 26 Juli 2026 - 12:28 WIB

Nyaris Maut! Kendaraan Bak Angkut Orang Tertimpa Pohon di Cikakak

Minggu, 26 Juli 2026 - 11:56 WIB

Leuit Kasepuhan Ciptamulya Tinggal Arang, Warga Berjuang Amankan Cadangan Pangan

Sabtu, 25 Juli 2026 - 21:25 WIB

420 Jiwa Mengungsi Usai Kebakaran Ciptamulya, 70 Rumah Warga Ludes Terbakar

Berita Terbaru