Potensi Sidat Mendunia, Kadiskan: Ini Dasar Kerjasama Pemkab Sukabumi dan FAO

Selasa, 17 Januari 2023 - 12:24 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JURNALSUKABUMI.COM – Kerjasama antara Pemkab Sukabumi dan FAO yang terjalin sejak 2018 dalam proyek I-FISH Food and Agriculture Organization (FAO), khususnya Sidat, bukan tanpa alasan. Sebab perikanan Sidat saat ini banyak menjadi perhatian dunia.

Demikian disampaikan Kepala Dinas Perikanan (Diskan) Kabupaten Sukabumi, Nunung Nurhayati, Selasa (17/1/23).

“Di Kabupaten Sukabumi potensi perikanan sidat sangat potensial untuk di kembangkan. Karena itu keseimbangan lingkungan menjadi faktor  yang harus dipertahankan guna keberlanjutan perikanan sidat tersebut,” kata Nunung.

Proyek I-FISH Food and Agriculture Organization (FAO) tambahnya, untuk pengarusutamaan keanekaragaman hayati perairan darat dan pemanfaatan berkelanjutan pada praktik perikanan darat yang bernilai konservasi tinggi.

“Pendekatan yang dilakukan bersama i -Fish FAO diantaranya  Penyusunan Perda Pengelolaan perikanan, masterplan sidat, dan Feasibility kawasan pencadangan konservasi di Kabupaten Sukabumi serta peningkatan kapasitas masyarakat demosite BBI Tonjong,” jelasnya.

Melalui kerjasama tersebut kata Nunung, diharapkan mampu meningkatkan produktivitas budidaya ikan sidat untuk pemenuhan gizi, mendorong peningkatan ekonomi dan kesejahteraan masyarakat.

Lebih lanjut dia mengatakan, terlaksananya implementasi rencana aksi dari masterplan sidat, konservasi, rehabilitasi habitat dan restocking, konservasi kawasan, peningkatan kapasitas SDM, pembudidayaan dan pendataan berkelanjutan.

Terpenting ujarnya, semua sektor dapat berperan aktif dalam penerapan prinsip- prinsip konservasi yang dapat memberikan jaminan bagi keberlanjutan perikanan sidat di Sukabumi.

“Pada tanggal sampai 15 Januari 2023, tim FAO yang terdiri dari  Jeff Griffin (GEF FAO), Ageng Heriyanto (Deputy FAO Representative in Indonesia) dan Imron Rosadi (IFish project) melihat benih sidat tangkapan nelayan di Cimarinjung,” terangnya.

Pada bagian lain dia menjelaskan, bahwa dari hasil Penelitian yang dilakukan proyek IFish sejak 2021 menunjukkan sekitar 40 persen tangkapan ikan air tawar dimanfaatkan untuk konsumsi rumah tangga di Kabupaten Sukabumi.

“Untuk menjaga keberlanjutan perlu adanya kebijakan  berdasarkan data yang dikumpulkan peneliti dari KKP, akademisi, dan masyarakat setempat,” ungkapnya.

Selain  melakukan kunjungan terkait pengelolaan dan pengembangan Budidaya ikan sidat di Cimarijung, Tim FAO juga turut menghadiri penandatangan Perda Pengelolaan Perikanan dan Keberlanjutan Populasi Sumber Daya Ikan.

Redaktur: Usep Mulyana

Berita Terkait

BPR Sukabumi Percepat Layanan Digital, Pendaftaran Nasabah Kini Bisa Dimulai dari Genggaman
SOYJOY Nutrition Award 2026, Dorong Inovasi Ahli Gizi untuk Anak Bangsa dan Menuju Indonesia Emas 2045
PT Amerta Indah Otsuka Tanam 3.500 Pohon di TNGHS, Perkuat Konservasi Hutan dan Sumber Air
Permudah Akses Produk Perbankan, BPR Sukabumi Hadirkan SIMPEN Berbasis Digital
90 UMKM Sukabumi Dibina Naik Kelas, Fokus Tingkatkan Kualitas Produk dan Perluas Pasar
Antisipasi Pajak Kendaraan Tahunan, BPR Sukabumi Hadirkan Tabungan TAPAK
BPR Sukabumi Hadiri Peringatan Harkitnas 2026, Perkuat Komitmen Dukung Transformasi Digital
Jelang Iduladha, Berkah Mandiri Tawarkan Sapi Kurban Berkualitas dengan Harga Terjangkau

Berita Terkait

Rabu, 24 Juni 2026 - 09:53 WIB

BPR Sukabumi Percepat Layanan Digital, Pendaftaran Nasabah Kini Bisa Dimulai dari Genggaman

Senin, 22 Juni 2026 - 12:32 WIB

SOYJOY Nutrition Award 2026, Dorong Inovasi Ahli Gizi untuk Anak Bangsa dan Menuju Indonesia Emas 2045

Sabtu, 20 Juni 2026 - 14:00 WIB

PT Amerta Indah Otsuka Tanam 3.500 Pohon di TNGHS, Perkuat Konservasi Hutan dan Sumber Air

Rabu, 17 Juni 2026 - 12:50 WIB

Permudah Akses Produk Perbankan, BPR Sukabumi Hadirkan SIMPEN Berbasis Digital

Kamis, 11 Juni 2026 - 18:04 WIB

90 UMKM Sukabumi Dibina Naik Kelas, Fokus Tingkatkan Kualitas Produk dan Perluas Pasar

Berita Terbaru

PERISTIWA

Truk Terguling, Akses Nasional Sukabumi-Banten Tutup Total

Kamis, 25 Jun 2026 - 10:11 WIB