JURNALSUKABUMI.COM – Wali Kota Sukabumi, Achmad Fahmi menghadiri wisuda perdana Sekolah Tinggi Manajemen Informatika dan Komputer (STMIK) Al-Fath di Gedung Aula Syekh Quro Pondok Pesantren Dzikir Al-Fath Sukabumi, Kamis (29/12/22).
Orang nomor satu di Kota Mochi ini berpesan, atas nama pemerintah Kota Sukabumi mengucapkan terima kasih kepada keluarga besar Al-Fath yang terus membantu mendukung dalam konteks pendidikan.
Pria yang akrab disapa Kang Fahmi ini bersyukur karena sudah menjalin kerjasama dengan Al-Fath yang rencananya akan membangun Teaching Factory dan Public Assembly untuk merakit motor listrik.
“Mudah-mudahan dengan ini percepatan motor listrik di Kota Sukabumi akan semakin terjadi,” ujar Kang Fahmi.
Terkait motor listrik, surat edarannya sudah dibagikan kepada seluruh pemerintah daerah baik kota maupun kabupaten se-Indonesia untuk pengadaan-pengadaan sekarang menggunakan kendaraan listrik.
“Dua hal untuk para wisuda yaitu responsif dan adaptif dengan situasi yang ada, karena tantangan mereka jauh lebih berat dibandingkan tantangannya di masa lalu,” pesannya.
Pada momen yang sama, Pimpinan Ponpes Dzikir Al-Fath KH. Muhammad Fajar Laksana menyampaikan, selama ini lembaga pendidikannya telah menerapkan program Merdeka Belajar Kampus Merdeka (MBKM).
“Semua mahasiswa yang hadir kali ini sudah berpengalaman dua tahun bekerja di luar kampus dengan program MBKM, di antaranya di sektor perdagangan, pertanian, perkebunan, industri, perbankan dan pariwisata,” sambungnya.
Pesantren Al-Fath terus berkembang untuk menyeimbangkan dengan dunia industri, salah satu yang akan dikembangkan yaitu teaching factory dan public assembly untuk memenuhi pasar motor listrik yang ke depannya semua menggunakan listrik.
“Kita bekerjasama dengan pak Yadi Heryadi, Direktur PT. Mettal Group dan ini program kita agar lulusan STMIK Al-Fath memiliki kecerdasan akademik yang tinggi, skill kerja tinggi, sehingga mereka bisa bersaing dengan global,” terangnya.
Adapun Teaching Factory, sambungnya, bulan Januari akan di mulai dengan Direktur PT. Mettal Group dan akan ditempatkan di kampus Otista di Kota Sukabumi.
“Kita akan mulai perakitan motor, kalau dealer motor sudah kerjasama dan sudah menjual di gedung kita yang ada di Cialul, itu para mahasiswa yang melakukan penjualannya,” tandasnya.
Reporter: CR6 | Redaktur: Ujang Herlan






