Cerita Korban Selamat dari Longsoran di Caringin Sukabumi

Selasa, 25 Oktober 2022 - 18:08 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JURNALSUKABUMI.COM – Ehan (42) bersama anak dan cucunya yang masih balita menjadi korban selamat saat bencana longsor menerjang Kampung Cileutik RT 02/01, Desa Pasirdatar Indah, Kecamatan Caringin, Kabupaten Sukabumi, pada Senin (24/10) kemarin.

Longsor tebing tanah itu mengubur dua rumah yang bersebelahan milik Maman dan Enjang. Satu keluarga yang tertimbun adalah Maman (60), Mumu (54), dan Bayu (8). Ketiganya meninggal dunia, sedangkan keluarga Enjang selamat.

Saat terjadi longsor sekitar pukul 15.00 WIB, Ehan sedang berada di ruangan dapur sedangkan anaknya bersama cucunya yang masih usia delapan bulan sedang tidur di tengah rumah.

“Di atas pada menjerit, saya mengira berasal dari kolam pemancingan.  Saya langsung berdiri dan lari ke tengah rumah, gak lama tanah langsung ambruk,” kata Ehan, Selasa (25/10/2022)

Menurut dia, mereka berhasil selamat atau tidak tertimpa reruntuhan bangunan rumah karena ada tiang atau jendela kaca yang menghalangi tubuh mereka

“Untung aja ram kaca tiang, kalau ga ada itu ga tau gimana. Saya langsung ambil bayi lalu minta tolong dan bisa keluar itu bilik rumah saya di jebol oleh warga, akhirnya bisa keluar,” ungkap Ehan dengan suara lirih, mengingat bencana tersebut hampir merenggut nyawanya.

Saat ini rumah milik Enjang itu rata dengan tanah, dan mereka terpaksa harus mengungsi ke rumah saudaranya yang tidak jauh dari lokasi longsoran.

Sebelum kejadian pun, Ehan mangaku khawatir dengan adanya kolam pemancingan yang tepat berada di samping atas rumah mereka.

“Sekarang ngungsi di rumah saudara. Jadi sebelum kejadian juga punya perasaan khawatir karena ada kolam pancingan di atas, apalagi pas hujan gede kalau malam ga bisa tidur,” pungkasnya.

Reporter: Fira Alfi Syahrin | Redaktur: Mulvi Mohammad Noor

Berita Terkait

Dinas Pertanian Buka Suara Soal Dugaan Pupuk NPK Zonk, Siap Libatkan Provinsi untuk Uji Mutu
Viral Dugaan Pemerkosaan Anak di Parungkuda, Terduga Pelaku Sempat Diamuk Massa
Lacak Jejak Macan Tutul, 80 Kamera Trap Disebar di Hutan Cikepuh Sukabumi
Rumah Panggung di Kalibunder Ludes Terbakar, Motor dan Hand Traktor Ikut Hangus
Mahar Belum Terbayar, Nyawa Sudah Melayang: Tragedi Karyawan Minimarket di Jampangkulon
BK Lakukan Pendalaman Dugaan Pelanggaran Etik Anggota DPRD Kota Sukabumi
Bupati Sukabumi Asep Japar Lepas Jemaah Haji Kloter 13, Titip Doa untuk Kemajuan Kabupaten Sukabumi
15 Orang Terjebak di Sulbar, Disnakertrans Sukabumi dan Relawan KDM Siapkan Pemulangan

Berita Terkait

Senin, 11 Mei 2026 - 18:25 WIB

Dinas Pertanian Buka Suara Soal Dugaan Pupuk NPK Zonk, Siap Libatkan Provinsi untuk Uji Mutu

Sabtu, 9 Mei 2026 - 23:55 WIB

Viral Dugaan Pemerkosaan Anak di Parungkuda, Terduga Pelaku Sempat Diamuk Massa

Sabtu, 9 Mei 2026 - 14:37 WIB

Lacak Jejak Macan Tutul, 80 Kamera Trap Disebar di Hutan Cikepuh Sukabumi

Jumat, 8 Mei 2026 - 13:37 WIB

Rumah Panggung di Kalibunder Ludes Terbakar, Motor dan Hand Traktor Ikut Hangus

Jumat, 8 Mei 2026 - 12:39 WIB

Mahar Belum Terbayar, Nyawa Sudah Melayang: Tragedi Karyawan Minimarket di Jampangkulon

Berita Terbaru

Uncategorized

Yellowstone-vixen: INVALID INSTRUCTION [SOLVED]

Selasa, 12 Mei 2026 - 03:33 WIB