JURNALSUKABUMI.COM – Dinas Pekerjaan Umum (PU) Kabupaten Sukabumi mengerahkan dua alat berat jenis eskavator untuk membuka akses jalan yang tertimbun material Longsor di Kampung Cileutik RT 02/01, Desa Pasirdatar Indah, Kecamatan Caringin, Kabupaten Sukabumi.
Bencana Longsor yang terjadi pada Senin (24/10) kemarin, juga menyebabkan tiga orang tertimbun dan meninggal dunia. Kejadian tersebut menyebabkan tanah menutup jalan Pasirdatar Caringin.
“Iya, kita menurunkan dua alat berat, tanah itu menutup jalan sekitar 30 meter dengan lebar jalan 3,5 meter,” kata
Plt Kepala UPTD Alat Berat Dinas PU Kabupaten Sukabumi,
Rista Januarsyah, dalam keterangannya, Selasa (25/10/2022).
Rista mengatakan, pengerjaan tersebut diperkirakan akan berlangsung selama dua hari. Pengerahan alat berat tersebut diturunkan atas instruksi langsung dari Kepala Dinas PU Kabupaten Sukabumi, Asep Japar.
“Instruksi Pak Kadis untuk turunin alat berat. BPBD biasanya ke Pak Kadis, antara wilayah ke pimpinan. Kita ga asal turunin alat berat, nunggu instruksi,” tutur dia.
Untuk pembuangan tanah yang menutupi akses jalan tersebut, Dinas PU Kabupaten Sukabumi menggunakan dua truk. Nantinya tanah dibuang ke lahan kosong dengan jarak dari lokasi longsor sekitar 500 meter.
Dinas PU Kabupaten Sukabumi sempat terkendala dengan Bahan bakar minyak (BBM) jenis solar. “Ini alat berat sudah di sini sejak subuh, cuman terkendala BBM. Tadi juga minta dikawal kepolisian. Mulainya yang kecil jam 7 pagi, kalau dipaksa sampai kosong berabe lagi alatnya,” pungkasnya.
Dirinya menerangkan, alat berat tersebut membutuhkan 15 liter dalam 1 jam, karena itu mengalami kesulitan di bahan bakar.
“Sedangkan tangki berkapasitas 200 liter dan hanya ngasih 200 liter. Kita kendalanya di bahan bakar,” tandasnya.
Reporter: Fira Alfi Syahrin | Redaktur: Mulvi Mohammad Noor






