Disdagin Catat Harga Telur Ayam Ras di Angka Rp 32 Perkilogram

Jumat, 19 Agustus 2022 - 13:49 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JURNALSUKABUMI.COM – Dinas Perdagangan dan Perindustrian atau Disdagin Kabupaten Sukabumi mencatat komoditas sejumlah bahan pokok penting (Bapokting) di sejumlah pasar mengalami kenaikan dan penurunan.

Kepala Disdagin Kabupaten Sukabumi, Aam Ammar Hali melalui kepala UPTD Pasar Palabuhanratu Uus Heryanto mengatakan, seperti harga telur ayam ras di pasar semi modern Palabuhanratu mengalami kenaikan.

Kali ini, harga telur ayam ras menembus Rp 32 ribu perkilogram. Sebelumnya, harga telur ayam berada di angka Rp 28 ribu perkilogram.

“Melonjaknya harga telur ayam imbas dari bantuan program bansos PKH. Sehingga telur berkurang di pasaran yang akhirnya harga melonjak, begitu hasil evaluasi kami di lapangan,” ujar Uus Heryanto, Jumat (19/8/2022).

Perubahan harga telur ayam ras itu dibarengi dengan bahan pokok lainnya, seperti cabai merah keriting dari asalnya Rp 90 ribu menjadi Rp 80 ribu per kilogram. Cabe merah besar dari asalnya Rp 90 menjadi Rp 80 ribu per kilogram. Cabe rawit merah dari asalnya Rp 90 menjadi Rp 80 ribu perkilogram. Sedangkan cabai rawit hijau masih di dikisaran Rp 50 ribu per kilogram.

Adapun untuk harga sembako jenis lainnya masih normal, seperti beras premium masih Rp 10 ribu per kilogram, gula pasir Rp 14 ribu per kilogram, daging Sapi dan Kerbau Rp 130 ribu per kilogram, ayam potong Rp 38 ribu per kilogram, dan bawang putih Rp 25 ribu per kilogram.

Minyak goreng kemasan di pasar Palabuhanratu masih dijual Rp 18 ribu per liter, kemudian minyak goreng curah Rp 15 ribu per liternya. Sedangkan bawang putih masih di jual dengan kisaran Rp 25 ribu per kilogram, namun bawang merah mengalami penurunan menjadi Rp 40 ribu per kilogram dari asalnya Rp 50 ribu perkilogram.

Reporter: Ilham Nugraha | Redaktur: Ujang Herlan

Berita Terkait

IPDN Gandeng Hergun Siapkan UMKM Tembus Pasar Digital di Sukabumi
Sampah Jadi Bahan Bakar! Wamenko: Hasil Pengolahan RDF Berpotensi Penuhi Kebutuhan Pabrik Semen
BPR Sukabumi Ingatkan Bahaya Bank Emok, Pinjaman Cepat Bisa Berujung Tercekik
Tabungan Tahara dan Siwajar Makin Diminati, BPR Sukabumi Catat Pertumbuhan Positif
Paripurna DPRD, Penyampaian Perubahan Perumda AMTJM Menjadi Perseroda
Tahun Ajaran Baru Jadi Momentum Menabung, Minat Tabungan SiWajar di BPR Sukabumi Meningkat
BPOM Apresiasi Otsuka, Pabrik di Pasuruan Jadi Contoh Penerapan Keamanan Pangan Nasional
SCG Dukung Keandalan Sistem Utilitas untuk Produktivitas Industri Manufaktur Berkelanjutan

Berita Terkait

Kamis, 30 Juli 2026 - 17:07 WIB

IPDN Gandeng Hergun Siapkan UMKM Tembus Pasar Digital di Sukabumi

Rabu, 29 Juli 2026 - 16:18 WIB

Sampah Jadi Bahan Bakar! Wamenko: Hasil Pengolahan RDF Berpotensi Penuhi Kebutuhan Pabrik Semen

Kamis, 23 Juli 2026 - 12:35 WIB

BPR Sukabumi Ingatkan Bahaya Bank Emok, Pinjaman Cepat Bisa Berujung Tercekik

Rabu, 22 Juli 2026 - 10:27 WIB

Tabungan Tahara dan Siwajar Makin Diminati, BPR Sukabumi Catat Pertumbuhan Positif

Selasa, 21 Juli 2026 - 21:24 WIB

Paripurna DPRD, Penyampaian Perubahan Perumda AMTJM Menjadi Perseroda

Berita Terbaru