Bupati Minta BPH MIgas Tambah Kuota BBM Bersubsidi bagi Nelayan Kecil

Sabtu, 25 Juni 2022 - 12:22 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JURNALSUKABUMI.COM – Bupati Sukabumi, H. Marwan Hamami, meminta kepada BPH Migas untuk menambah penyaluran kuota BBM bersubsidi jenis bensin bagi para nelayan kecil untuk modal melaut. Hal itu dikatakan bupati saat mengikuti rapat koordinasi (rakor) Kantor Staf Presiden bersama kementerian/lembaga, di Batam Kepulauan Riau pada Jumat (24/6/22).

“Karena itu, saya meminta BPH Migas untuk menambah kuota BBM bagi nelayan. karena substansi MoU bersama KSP ini mempermudah nelayan mendapatkan BBM bersubsidi,”kata Marwan.

Mengenai fasilitasi kemudahan BBM bagi nelayan, dia  menyebutkan, Pemkab sukabumi sudah menginisiasi jauh sebelumnya. Oleh sebab  itu,  MoU penyederhanaan prosedur penyaluran BBM bersubsidi untuk  nelayan akan memperkuat kebijakan Pemda Sukabumi dalam pemberdayaan nelayan kecil.

Salah satu agenda  Rakor diantaranya membahas isu strategis mengenai penyaluran BBM bersubsidi untuk nelayan kecil.

Penyaluran BBM bersubsidi untuk nelayan kecil merupakan tindak lanjut amanah Presiden Joko Widodo dalam rapat terbatas (Ratas) pada 17 April 2020.

Kepala Staf Kepresidenan Dr. Moeldoko menekankan pentingnya kemudahan pengajuan pembelian BBM bersubsidi bagi nelayan skala kecil. Menurutnya, 69 persen nelayan kecil kesulitan membeli BBM subsidi, dan 78 persen mengalami kesulitan memperoleh surat rekomendasi.

Karena itu, lanjut Moeldoko,  untuk memenuhi akses BBM bersubsidi bagi nelayan kecil, KSP mendorong kementerian/lembaga untuk melakukan percepatan Kartu Pelaku Usaha Bidang kelautan dan Perikanan (KUSUKA). Sebab, di dalam KUSUKA sudah terinput data-data nelayan, yang bisa menjadi pedoman untuk penentuan dan pengalokasian BBM bersubsidi.

“Ini tidak hanya mengoptimalkan penyerapan kuota BBM bersubsidi, tapi penyalurannya juga akan tepat sasaran mengingat KUSUKA itu by name by address, NIK, dan ukuran kapalnya juga terdata di kartu,” terang Moeldoko.

Proyeksinya, Ke depan nelayan tidak lagi kesulitan mengurus surat rekomendasi dan lampiran-lampirannya. Jika mereka membeli BBM tinggal menunjukkan kartu KUSUKA saja.

Diperoleh keterangan dari berbagai sumber, pada rakor juga dilakukan penandatanganan Nota Kesepakatan antara Kementerian ESDM, BPH Migas, Pertamina, dan enam Pemerintah Daerah, yakni Kepulauan Riau, Medan, Kab. Sukabumi, Cilacap, Bitung,dan Maluku Tengah, terkait penyederhanaan prosedur penyaluran BBM bersubsidi untuk  nelayan, termasuk optimalisasu kartu KUSUKA sebagai basis data tunggal bagi nelayan.

Redaktur: Usep Mulyana

Berita Terkait

Dukung PSN Tol Bocimi, CV Alfarizky Tuntaskan Perbaikan Jalan di Gunungguruh
Pemkab Sukabumi Susun RKPD 2027 Berbasis Usulan Desa dan Kecamatan
Rakorwasda 2025, Wabup Tekankan Pengawasan Internal sebagai Instrumen Penting Pemerintahan
DKP Kabupaten Sukabumi Gencarkan Sosialisasi Pola Makan B2SA
Polisi Olah TKP di Cisaat, Korban Tewas Tertabrak KA Diduga Sengaja Rebahkan Diri
Duel 4 Pelajar SMP di Surade, Pihak Sekolah Beri Klarifikasi 
Ngaku-ngaku Petugas PKH, Pria Tukang Tipu Ditangkap Polisi di Kalapanunggal Sukabumi
Susul Dua Anak Buahnya, Kadis LH Jadi Tersangka

Berita Terkait

Kamis, 7 Mei 2026 - 13:51 WIB

Dukung PSN Tol Bocimi, CV Alfarizky Tuntaskan Perbaikan Jalan di Gunungguruh

Selasa, 31 Maret 2026 - 19:55 WIB

Pemkab Sukabumi Susun RKPD 2027 Berbasis Usulan Desa dan Kecamatan

Kamis, 18 Desember 2025 - 13:56 WIB

Rakorwasda 2025, Wabup Tekankan Pengawasan Internal sebagai Instrumen Penting Pemerintahan

Senin, 10 November 2025 - 18:29 WIB

DKP Kabupaten Sukabumi Gencarkan Sosialisasi Pola Makan B2SA

Kamis, 2 Oktober 2025 - 14:19 WIB

Polisi Olah TKP di Cisaat, Korban Tewas Tertabrak KA Diduga Sengaja Rebahkan Diri

Berita Terbaru