Heboh Remaja Kota Sukabumi Joget Pargoy Ramai-ramai, Begini Tanggapan Kang Fahmi

Senin, 13 Juni 2022 - 17:09 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JURNALSUKABUMI.COM – Belakang ini jagat media sosial dihebohkan dengan konten joget atau kerap disebut pargoy (partai goyang) yang dibuat oleh sekumpulan remaja di Kota Sukabumi.

Diketahui pembuatan konten joget pargoy yang dilakukan muda-mudi tersebut terjadi di Lapang Merdeka, pada Minggu (12/6/2022). Dari beberapa video itu terlihat kumpulan kaula muda tersebut tengah asyik memperagakan tarian goyang pinggul dengan ramai-ramai.

Unggahan tersebut mendapat beragam tanggapan dari warganet. Dari yang mengomentari sebagai hiburan hingga tanggapan kontra atas apa yang telah dilakukan oleh para remaja tersebut.

Bahkan, diantaranya konten joget itu dibuat di pinggir jalan raya sekitar Lapang Merdeka Kota Sukabumi. Sekumpulan remaja perempuan itu, terlihat begitu asyik menikmati alunan musik seraya menggerakan pinggul ke depan dan belakang. Satu diantaranya bahkan melakukan gerakan joget tersebut dengan posisi tubuh merangkak.

Fenomena joget viral ini mendapat tanggapan Wali Kota Sukabumi Achmad Fahmi, yang akrab disapa Kang Fahmi. Melalui instagram pribadinya, ia mengunggah potret dari beberapa video yang tengah viral itu. Kang Fahmi menyesalkan ramainya fenomena tersebut terjadi di generasi muda.

“Sahabat Sukabumi, khususnya pemuda penerus, dan pewaris kota tercinta. Akhlak itu lebih utama dari ilmu. Itulah sebabnya tugas kita menjaga agar akhlak kita, khususnya generasi muda senantiasa terjaga,” tulis Kang Fahmi pada unggahan tersebut.

Dirinya pun menghimbau agar sama-sama menjaga keindahan Kota Sukabumi. Kang Fahmi mengatakan, keindahan bukan hanya ada pada fasilitas publik, tetapi juga pada keindahan akhlak warganya.

“Mari sama-sama jaga keindahan kota kita, keindahan bukan hanya pada fasilitas publik semata tapi yang lebih utama adalah keindahan akhlak kita sebagai warga Sukabumi,” sambungya.

Keterangan pada postingan tersebut diakhiri Kang Fahmi dengan tagline, ‘Ngonten joged-joged (emoji silang atau salah), ngonten edukasi (emoji ceklis atau benar)’.

Reporter: Fira Alfi Syahrin | Redaktur: Mohammad Noor

Berita Terkait

Dulu Lahan ini Sawah Subur dengan Aliran Air Melimpah, Kini Tinggal Padang Rumput
17 Tahun Irigasi Mati, Dinas PU Dinilai Gagal Menyelamatkan Pertanian di Cikadu Sukabumi 
Tebak Skor Piala Dunia 2026 Bersama Hergun, 48 Pemenang Terima Hadiah
Memasuki Musim Kemarau, Petani Sukabumi Harapkan Bantuan Pompa Air untuk Menyelamatkan Panen
Gempa Magnitudo 5,0 Guncang Sukabumi, BPBD Pastikan Belum Ada Laporan Kerusakan
17 Tahun Irigasi Terbengkalai, Sawah Hilang, Warga Cikadu Gali Sumur di Bekas Saluran Air Demi Bertahan Hidup
Liburan Berubah Duka, Dua Pelajar Meninggal Terseret Ombak di Pantai Kapitol Sukabumi 
Resmi Dilantik, Kang Sule Kembali Pimpin SMSI Sukabumi Raya 2025–2028

Berita Terkait

Selasa, 21 Juli 2026 - 11:53 WIB

Dulu Lahan ini Sawah Subur dengan Aliran Air Melimpah, Kini Tinggal Padang Rumput

Senin, 20 Juli 2026 - 21:23 WIB

17 Tahun Irigasi Mati, Dinas PU Dinilai Gagal Menyelamatkan Pertanian di Cikadu Sukabumi 

Senin, 20 Juli 2026 - 18:39 WIB

Tebak Skor Piala Dunia 2026 Bersama Hergun, 48 Pemenang Terima Hadiah

Senin, 20 Juli 2026 - 15:54 WIB

Memasuki Musim Kemarau, Petani Sukabumi Harapkan Bantuan Pompa Air untuk Menyelamatkan Panen

Minggu, 19 Juli 2026 - 16:30 WIB

Gempa Magnitudo 5,0 Guncang Sukabumi, BPBD Pastikan Belum Ada Laporan Kerusakan

Berita Terbaru