Jajanan Dago Pindah ke Jalan Dewi Sartika, Wali Kota Sukabumi: Ini Hanya Sementara

Senin, 16 Mei 2022 - 13:41 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

JURNALSUKABUMI.COM – Wali Kota Sukabumi, Achmad Fahmi, meninjau langsung proses relokasi pedagang Jalan Ir H Djuanda atau Kawasan Dago ke Jalan Dewi Sartika, pada Senin (16/5/2022). Ia menegaskan pemindahan ini bersifat sementara.

Diketahui, mulai hari ini para pedagang kaki lima (PKL) di kawasan tersebut sudah dipindahkan ke Jalan Dewi Sartika. Pada kesempatan tersebut Wali Kota yang akrab disapa Kang Fahmi itu juga turut andil dalam proses membersihkan area pedestrian dan jalan.

Fahmi mengatakan, pemindahan pedagang didasarkan pada hasil evaluasi dan surat edaran Dinas Koperasi, Usaha Mikro, Perindustrian dan Perdagangan (Diskumindag) Kota Sukabumi yang disebarkan.

“Proses ini berjalan lancar karena para PKL sebelumnya telah mengosongkan kawasan serta menurut pihak Diskumindag telah dilakukan koordinasi dengan beberapa pihak terkait seperti paguyuban pedagang,” terang Fahmi.

Lebih lanjut Fahmi menjelaskan, kegiatan itu dilakukan bertujuan menjadikan Kawasan Dago kedepannya sebagai ruang terbuka hijau.

“Kedepannya kawasan Ir H Djuanda ini akan difungsikan sebagai ruang terbuka hijau, sehingga harus bersih dari PKL. Serta relokasi PKL ke Jalan Dewi Sartika, hanya bersifat sementara,” jelasnya.

Menurutnya, para PKL sebelumnya telah diberi kesempatan berdagang selama setahun di lokasi tersebut dengan beberapa persyaratan. Seperti jumlah pedagang yang dibatasi, serta ikut merawat kawasan.

Kendati demikian, nyatanya persyaratan tersebut tidak dipenuhi. Sehingga hasil evaluasi pemkot terkait, kawasan tersebut dikosongkan dari pedagang kaki lima.

Reporter: Fira Alfi Syahrin | Redaktur: Mohammad Noor

Berita Terkait

Pelantikan PWI Jabar, KDM Tekankan Peran Pers Perangi Hoaks
Tegaskan Arahan KDM, Aktivitas Pengerukan Tanah Merah di Nagrak Disidak
Purwasari Diterpa Cuaca Ekstrem, 52 Rumah Rusak dan 9 Pohon Tumbang
Identitas Mayat di Bawah Tol Bocimi Belum Terungkap, Kaos Barong Jadi Petunjuk Utama
30 Persen Saluran Rusak, Petani di Palabuhanratu Hadapi Ancaman Gagal Produksi
Pohon Beringin Puluhan Tahun di SMAN 1 Cicurug Tumbang, 12 Kendaraan Tertimpa
Hujan Angin Kencang Rusak SMPN 2 Cicurug, 8 Ruangan Terdampak
Temuan Mayat di Bawah Tol Bocimi Gegerkan Warga Ciambar

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Jumat, 2 Oktober 2026 - 14:12 WIB

Pelantikan PWI Jabar, KDM Tekankan Peran Pers Perangi Hoaks

Jumat, 2 Oktober 2026 - 11:22 WIB

Tegaskan Arahan KDM, Aktivitas Pengerukan Tanah Merah di Nagrak Disidak

Kamis, 1 Oktober 2026 - 12:47 WIB

Purwasari Diterpa Cuaca Ekstrem, 52 Rumah Rusak dan 9 Pohon Tumbang

Kamis, 1 Oktober 2026 - 11:57 WIB

Identitas Mayat di Bawah Tol Bocimi Belum Terungkap, Kaos Barong Jadi Petunjuk Utama

Kamis, 1 Oktober 2026 - 10:51 WIB

30 Persen Saluran Rusak, Petani di Palabuhanratu Hadapi Ancaman Gagal Produksi

Berita Terbaru

HEADLINE

Pelantikan PWI Jabar, KDM Tekankan Peran Pers Perangi Hoaks

Jumat, 2 Okt 2026 - 14:12 WIB