Warga Cikole Keluhkan Kabel Listrik SUTR Milik PLN, Apa Respon PLN Kota?

Kamis, 17 Maret 2022 - 13:15 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

JURNALSUKABUMI.COM – Kabel Listrik Saluran Udara Tegangan Rendah (SUTR) bertegangan rendah milik PLN di tengah pohon bambu di Kampung Cimanggah RT. 01/02 Kelurahan/ Kecamatan Cikole, Kota Sukabumi.

Fungsi kabel listrik milik PLN tersebut untuk memasok dan  mengaliri penerangan rumah antara warga Kampung Cimanggah Kecamatan Cikole dan Kampung Babakan Jampang Kecamatan Sukabumi. Kondisi kabelnya hampir putus juga berada di tengah-tengah pohon bambu.

“Iya Kang, saya sangat takut. Karena  kabel itu ada arus  listriknya tapi kabel tersebut berada ditengah pohon bambu dan terlihat juga sambungannya akan putus warga khawatir akan terjadi kebakaran dan berbahaya sekali warga takut kesetrum,” kata Neng Sri kepada Jurnalsukabumi.com, Kamis (17/03/22).

Selain itu, sambung dia, sebelumnya warga sudah pernah mengadukan permasalahan ini kepada petugas PLN Sukabumi, namun hingga saat ini, kabel PLN itu tak kunjung diperbaiki. Ini sudah sangat lama terjadi.  Apalagi kalau ada petir, warga yang terdekat sangat takut.

“Saya sebagai Pelanggan PLN, ketika mengadukan permasalahan ini seharusnya pihak PLN memberikan respon terhadap para pelanggannya. Jangan ketika premi pembayaran listrik tidak boleh telat kalau telat terkena denda lalu ketika ada aduan  PLN tidak respon,” keluhnya.

Warga berharap, agar pihak PLN Sukabumi agar segera memperbaiki kabel listrik yang melintang di pohon bambu yang bisa memicu terjadinya kecelakaan dan kebakaran.” pungkasnya.

Sementara itu, Manager Unit Layanan Pelanggan (ULP) PLN Sukabumi Kota, Yusman Arif Rachman menjelaskan, bahwa melihat dari gambar dan video, tiang listrik berada di rumah warga.

Pada dasarnya kata
dia, PLN melaksanakan pemasangan dengan perencanaan konstruksi yang baik atau standard konstruksi. dipastikan tiang tersebut akan lebih dulu terpasang dibandingkan dengan rumah, jika pemilik rumah menginginkan pemindahan tiang agar bersurat secara resmi ke PLN.

“Sedangkan Pohon bambu yang dapat mengganggu pasokan listrik dan dapat menyebabkan kabel putus diharuskan dipangkas/ditebang,” ucapnya.

Yusman menegaskan, pihak UPL PLN Sukabumi akan mengirimkan petugas teknik untuk melakukan Survey ke lokasi Kampung Cimanggah.” tandasnya.

Reporter: Azis Ramdhani | Redaktur: Usep Mulyana

Berita Terkait

Pria Tertemper KA Pangrango di Parungkuda Alami Luka di Kepala
Jaga Harmoni Bersama Warga, DLH Tekankan Pengelolaan Lingkungan bagi Usaha Peternakan
Serangan Lalat dan Bau Tak Kunjung Hilang, Warga Nagrak Desak Tutup Permanen
Pria 28 Tahun di Nagrak Ditemukan Gandir, Polisi Temukan Pesan Terakhir
Dua Truk ‘Adu Banteng’ di Parungkuda, Sopir Diduga Mengantuk
Pria Tenggelam di Sungai Cicatih Ditemukan Tewas
Cut and Fill di Cikembar Dikeluhkan, Warga Soroti Debu dan Kebisingan 
Ngeyel! Pengerukan Tanah Merah di Nagrak Masih Beroperasi

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 17:16 WIB

Pria Tertemper KA Pangrango di Parungkuda Alami Luka di Kepala

Rabu, 21 Oktober 2026 - 13:10 WIB

Jaga Harmoni Bersama Warga, DLH Tekankan Pengelolaan Lingkungan bagi Usaha Peternakan

Rabu, 21 Oktober 2026 - 11:50 WIB

Serangan Lalat dan Bau Tak Kunjung Hilang, Warga Nagrak Desak Tutup Permanen

Senin, 19 Oktober 2026 - 17:24 WIB

Pria 28 Tahun di Nagrak Ditemukan Gandir, Polisi Temukan Pesan Terakhir

Jumat, 16 Oktober 2026 - 13:23 WIB

Dua Truk ‘Adu Banteng’ di Parungkuda, Sopir Diduga Mengantuk

Berita Terbaru