HET Harga Minyak Goreng di Pasaran Kota Sukabumi Naik Drastis

Kamis, 17 Maret 2022 - 07:29 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JURNALSUKABUMI.COM – Harga Eceran Tinggi (HET) minyak goreng kemasan premium di sejumlah pasaran wilayah Kota Sukabumi melonjak hampir dua kali lipat, Rabu (16/3/22).

Dari pantauan Jurnalsukabumi.com di lapangan, seperti Toserba Jogja yang di Jalan RE Martadinata Kota Sukabumi, harga minyak kemasan merk Sanco isi dua liter di patok dengan harga Rp 47.900.

Sejumlah Ibu-ibu yang mencari kebutuhan bahan pokok minyak goreng kemasan pun, geleng-geleng kepala dengan harga yang melonjak drastis, sebelumnya harga minyak goreng premium per liter Rp 14.000 setelah adanya pencabutan subsidi oleh pemerintah pusat kini per liter Rp 23.900 dan jika dibandingkan dengan harga sebelumnya, maka dampak pencabutan subsidi harga minyak goreng kemasan naik sekitar Rp 10.000 per liter.

Salah seorang pembeli minyak goreng Rini (40) mengatakan, dirinya bersama anaknya pada saat membeli ke Toserba sangat kaget ketika membeli minyak goreng  harganya sudah berubah tiba-tiba melambung tinggi.

“Dua hari kebelakang itu kan beli disini, masih Rp 28.000, meskipun masih kebagian dan sangat langka. Sekarang harganya mahal menjadi Rp 47.900 dan minyak terlihat banyak,” kata Rini kepada Jurnalsukabumi.com.

Rini berharap dengan harga minyak kembali mahal, meminta pemerintah mengerti perekonomian yang dihadapi masyarakat sekarang ini apalagi ditengah masa pandemi Covid-19.

“Kita mah sebagai ibu-ibu harapannya harganya kembali diturunkan. Tidak seperti saat ini harganya,” pungkasnya.

Senada yang dikatakan Rini, Fauziah (31) menambahkan, hal serupa yakni tidak menyangka harga minyak goreng kembali naik tinggi.

“Iya, kok naiknya tinggi hampir sepuluh ribuan, ya ibu-ibu mah, minta harganya tidak tinggi saja kaya sekaran,” singkatnya.

Sementara itu, Supervisor Supermarket Toserba Jogja Ramdan mengatakan, pihaknya menaikan harga minyak tersebut berdasarkan surat edaran pemerintah pusat yang hari ini mulai diberlakukan.

“Jadi mulai hari ini sesuai edaran pemerintah pusat harganya naik, awalnya yang dua liter Rp 28.000 menjadi Rp 47.900,” keluhnya.

Sedangkan sambung dia, ketersediaan minyak gorengnya sediri masih tergolong aman kendati pasokan pun berkurang.

“Ya stok ada tapi tidak banyak. Apalagi harganya naik mungkin para pembelinya menurun,” ungkapnya.

Reporter: Azis Ramdhani | Redaktur: Usep Mulyana

Berita Terkait

Pengembang Perum Pratama Residence Cijulang Kembali Didemo, Warga: Stop Janji Busuk! 
Truk Wingbox Terguling Usai Hantam Mobil Listrik BYD di Exit Tol Parungkuda
Truk Terguling, Akses Nasional Sukabumi-Banten Tutup Total
Kawal Kelanjutan Program MBG, Seniman HG Sukabumi Ikut Aksi Damai dan Istighosah di Lapang Merdeka
Pesisir Sukabumi Bersuara, HNSI Minta Aturan Benur Tak Lagi Membingungkan Nelayan
Nahas! Pemuda Asal Cikidang Tewas Tenggelam di Curug Tiga Kabandungan
Warga Geruduk Pengembang Perumahan di Nagrak, Tuntut Janji yang Tak Kunjung Ditepati
Hari Ketiga Pencarian Tobi Efendi, Tim Gabungan Perluas Penyisiran hingga 9 Nautical Mil

Berita Terkait

Kamis, 25 Juni 2026 - 16:19 WIB

Pengembang Perum Pratama Residence Cijulang Kembali Didemo, Warga: Stop Janji Busuk! 

Kamis, 25 Juni 2026 - 15:19 WIB

Truk Wingbox Terguling Usai Hantam Mobil Listrik BYD di Exit Tol Parungkuda

Kamis, 25 Juni 2026 - 10:11 WIB

Truk Terguling, Akses Nasional Sukabumi-Banten Tutup Total

Rabu, 24 Juni 2026 - 15:25 WIB

Kawal Kelanjutan Program MBG, Seniman HG Sukabumi Ikut Aksi Damai dan Istighosah di Lapang Merdeka

Rabu, 24 Juni 2026 - 15:19 WIB

Pesisir Sukabumi Bersuara, HNSI Minta Aturan Benur Tak Lagi Membingungkan Nelayan

Berita Terbaru

PERISTIWA

Truk Terguling, Akses Nasional Sukabumi-Banten Tutup Total

Kamis, 25 Jun 2026 - 10:11 WIB