JURNALSUKABUMI.COM – Armada angkutan sampah di wilayah 4 Palabuhanratu mengalami kerusakan cukup berat, hal itu berdampak pada mobilisasi sampah guna melayani masyarakat dalam 6 kecamatan di kabupaten Sukabumi ini.
Kepala Korwil Palabuhanratu wilayah 4 pada Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Sukabumi, Agus Nuryanto mengatakan kerusakan dua armada angkutan sampah itu berdampak pada keterlambatan penarikan disetiap tempat penampungan sampah.
“Armada yang rusak ini, satu unit biasa beroperasi untuk wilayah Cisolok dan satunya lagi beroperasi di Palabuhanratu Kota,” kata Agus saat ditemui di kantornya, Selasa (25/01/2022).
Untuk menggantikan armada tersebut lanjut dia, satu unit kendaraan yang biasa beroperasi pada siang hari tetap beroperasi hingga malam hari. Menarik sampah di tempat pembuangan sepanjang jalur Cikakak hingga Cisolok.
“Sampai saat ini, kita sedang berusaha memperbaiki armada yang rusak. Tetapi karena sulitnya mendapatkan suku cadang di Sukabumi, kendaraan tersebut belum bisa diperbaiki. Armada ini rusak sudah dari satu pekan lalu,” terangnya.
Saat ini, armada sampah yang mereka miliki baru ada delapan unit dumtruk, empat unit truk ambrol dan dua unit kendaraan pickup serta tiga unit cator atau gerobak sampah roda tiga.
“Idealnya sih, per kecamatan itu dua atau tiga kendaraan agar mobilisasi sampah bisa dimaksimalkan,” tuturnya.
Untuk memenuhi kebutuhan armada angkutan sampah tersebut, pihaknya sudah mengajukan pengusulan penambahan armada sampah pada tahun 2020 berupa pengadaan dua unit truk sampah dan dua unit truk ambrol penarik kontainer sampah.
Penambahan armada angkutan sampah yang mereka ajukan ini guna mendukung operasional lapangan, mengingat sampah buangan masyarakat di wilayah itu saat ini terus mengalami peningkatan dari tahun sebelumnya.
“Setiap tahun kita mengajukan penambahan armada, karena jumlah populasinya juga bertambah. Otomatis volume sampah juga meningkat, sehingga penambahan armada memang diperlukan,” tandasnya.
Reporter: Ilham Nugraha | Redaktur: Mohammad Noor












