JURNALSUKABUMI.COM – Pemerintah Desa Citepus, Kecamatan Palabuhanratu, Kabupaten Sukabumi, giat melakukan penyemprotan insektisida atau Fogging untuk mencegah penyebaran penyakit Demam Berdarah Dengue (DBD).
“Kami melakukan kegiatan fogging di lingkungan RW 13/14. Semua itu berawal dari pemeriksaan dari beberapa orang warga yang trombositnya turun drastis seharusnya bukti dari laboratorium itu 15 ribu trombosit kemarin terakhir 90 ribu,” kata Koswara, Kepala Desa Citepus kepada jurnalsukabumi.com, Selasa (18/1/2022).
Untuk mencegah penyebarannya semakin meluas, maka perlu segera dilakukan fogging. Fogging sendiri dilakukan untuk membunuh sebagian besar vektor infektif dengan cepat, sehingga rantai penularan segera dapat diputuskan.
Selain itu kata dia, kegiatan ini juga bertujuan untuk menekan kepadatan vektor selama waktu yang cukup sampai dimana pembawa virus tumbuh sendiri.
“Untuk itu, kami melakukan fogging karena banyaknya kekhawatiran masyarakat sehingga pihak desa melakukan pencegahan dengan cara seperti ini,” ujarnya.
Kepala Desa mengimbau agar masyarakat tetap disiplin menerapkan 3M yaitu menguras, menutup dan mengubur. Gerakan 3M itu merupakan cara ampuh untuk menekan angka penyebaran penyakit Demam Berdarah Dengue (DBD).
“Kami mohon kepada masyarakat agar selalu menjaga kebersihan di rumah. Kami akan melakukan fogging kembali di kampung Cibolang BTN karena di sana juga ada yang mengalami penyakit yang sama,” terangnya.
Sementara itu, Samsul Muhin Karang Taruna Desa Citepus menjelaskan, hal itu dilakukan karena adanya aduan masyarakat terkait demam berdarah.
Dia mengajak kepada seluruh lapisan masyarakat beserta karang taruna untuk melakukan pembersihan di setiap rumah, agar tidak adanya genangan air yang dapat menimbulkan vektor nyamuk berkembang biak.
“Kami ikut serta dalam apa yang di adukan masyarakat, mengajak agar bersih bersih halaman, jalan, supaya tidak ada air yang menggenang,” tandasnya.
Reporter: Ilham Nugraha | Redaktur: Usep Mulyana












