Kronologi Hilangnya Gadis Asal Cikembar, Polsek Lakukan Pencarian

Rabu, 5 Januari 2022 - 22:24 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JURNALSUKABUMI.COM – Kapolsek Cikembar, AKP Ridwan Ishak melalui Kanit Reskrim Aipda Kiki Sukirman, angkat bicara terkait hilangnya Salma Mahesa (15). Gadis asal Kampung Bojongkidul, Desa Bojong, Kecamatan Cikembar tersebut hilang usai pamit dari rumah November 2021 lalu.

Berdasarkan keterangan yang didapat polisi dari pihak keluarga, Salma terakhir kali pamit ke ibunya, Susilawati, sekira jam 21.00 WIB, Jumat 26 November 2021. Saat itu, Ia pamit untuk pergi ke rumah bibinya yang hanya terhalang lahan atau kebun kosong dari rumahnya.

“Yang bersangkutan pergi membawa handphone dan baju kaos hitam serta celana katun hitam. Tidak membawa uang dan pakaian lain,” kata Kiki kepada jurnalsukabumi.com, Rabu (5/11/2021).

Hingga pukul 22.00 WIB, korban tak kunjung pulang. Saat itu juga ayah Salma, Mahpudin, mengecek ke rumah adiknya. Betapa kagetnya Mahpudin, sang adik bilang bahwa Salma tak ke rumahnya.

Polisi juga mengkonfirmasi terkait hubungan Salma dengan kekasih. Keluarga membenarkan bahwa Salma dan pacarnya, seorang pria asal Kecamatan Cisaat, sudah putus hubungan. Padahal kedua keluarga sempat merencanakan pernikahan.

“Pihak keluarga pun menanyakan keberadaan Salma ke mantan pacarnya. Tetapi, mantan pacarnya bahwa Salma tidak ada bersamanya, dan Ia pun merasa kaget, serta  berjanji akan membantu mencari,” ujar Kiki.

Di sisi lain, pihak keluarga mengungkapkan karakteristik pribadi Salma yang pendiam, mudah marah, dan sensitif (pundungan,red). Gadis tersebut tidak punya banyak teman, namun gemar bermain handphone.

Sebelum pamit, Salma terlihat bermain handphone. Pihak keluarga menduga Salma sudah janjian dengan seseorang untuk pergi dari rumah.

Pihak keluarga juga menceritakan terkait sejumlah masalah yang dialami Salma. Orangtuanya juga melarang Salma untuk bekerja karena usianya yang masih kecil. Ia sempat mengutarakan keinginan untuk pergi ke salon, namun pihak keluarga belum bisa menuruti karena belum ada uang.

“Sampai saat ini  belum diketahui secara jelas keberadaaan korban tersebut,  dan masih dilakukan penyelidikan lebih lanjut oleh Pihak Polsek Cikembar,” ucap Kiki

Upaya tindak lanjut jajaran Polsek Cikembar ujar Kiki, melakukan pemeriksaan tambahan kepada saksi. Diantaranya keluarga serta teman terdekat Salma.

“Dan melakukan pencarian ke tempat yang diduga korban singgah, baik rumah keluarga, kerabat, atau teman lainnya. Serta melakukan kroscek nomor handphone korban yang diduga masih aktif,” tandasnya.

Reporter: Ruslan AG | Redaktur: Mohammad Noor

Berita Terkait

Geger Penemuan Kerangka Manusia di Hutan Jati Sagaranten, Polisi Selidiki Identitas Korban
Arus Balik Libur, Jalur Sukabumi–Bogor Macet Parah
Fakta! Laut Sukabumi Lebih Dekat ke Pulau Christmas Australia Ketimbang Banyuwangi 
Jelang Akhir Libur Panjang, Arus Kendaraan Exit Tol Parungkuda-Sukabumi Padat Merayap
Dua Perusahaan Tambang di Sukabumi Didesak Bertanggung Jawab, Hak Ratusan Pekerja Belum Tuntas
Palabuhanratu Identik Kota Ikan, Kini Nelayan Justru Makin Sulit Mendapat Tangkapan
Perairan Sukabumi Diawasi Ketat Tangkal Migran Gelap hingga Kejahatan Lintas Negara
Pantai Karang Pamulang Dinilai Kian Kumuh, Wisatawan Asing Batalkan Pesanan Hotel 

Berita Terkait

Senin, 13 Juli 2026 - 13:18 WIB

Geger Penemuan Kerangka Manusia di Hutan Jati Sagaranten, Polisi Selidiki Identitas Korban

Sabtu, 11 Juli 2026 - 12:13 WIB

Fakta! Laut Sukabumi Lebih Dekat ke Pulau Christmas Australia Ketimbang Banyuwangi 

Sabtu, 11 Juli 2026 - 12:02 WIB

Jelang Akhir Libur Panjang, Arus Kendaraan Exit Tol Parungkuda-Sukabumi Padat Merayap

Jumat, 10 Juli 2026 - 15:41 WIB

Dua Perusahaan Tambang di Sukabumi Didesak Bertanggung Jawab, Hak Ratusan Pekerja Belum Tuntas

Jumat, 10 Juli 2026 - 13:50 WIB

Palabuhanratu Identik Kota Ikan, Kini Nelayan Justru Makin Sulit Mendapat Tangkapan

Berita Terbaru