Puluhan Rumah Sempat Terendam Banjir di Palabuhanratu, Lokasi Terparah di Mana?

Jumat, 24 Desember 2021 - 09:11 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JURNALSUKABUMI.COM – Puluhan rumah hingga kantor pemerintah kelurahan di Kecamatan Palabuhanratu, Kabupaten Sukabumi, terendam banjir, Kamis (23/12/2021).

Informasi yang dihimpun, banjir diduga akibat air Sungai Cipalabuhan kembali meluap ditambah air laut pasang. Dampaknya, sempat merendam sedikitnya 35 rumah warga dan kantor Kelurahan Palabuhanratu.

Peristiwa itu terjadi sekitar pukul 17.30 WIB, hingga sekitar pukul 21.00 WIB, warga masih evakuasi mandiri barang elektronik dan barang berharga lainnya. Lokasi terparah, berada di Dermaga Tempat Pelelangan Ikan (TPI) Palabuhanratu dan saat ini, kondisi sudah kembali normal.

“Ya, kejadiannya kemarin sore. Untuk di lokasi dermaga Palabuhanratu sendiri saat ini aktivitas sudah kembali normal,” ujar Kepala TPI Palabuhanratu, David ibrahim kepada jurnalsukabumi.com, Jumat (24/12/2021).

Lanjut dia, kejadian banjir kemarin terbilang parah. Sebab, air naik sampai setinggi dada orang dewasa. Bahkan, tiga warung di Dermaga TPI Palabuhanratu pun ikut terdampak.

“Ada tiga warung rusak parah di sini. Termasuk tembok dan halam parkir TPI. Kini, hanya menyisakan tumpukan sampah dan ada penggundukan pasir dari Sungai Cipalabuhan,” jelasnya.

Masih kata David, sementara untuk kondisi terkini di TPI Palabuhanratu khususnya sudah kembali normal. Bahkan, aktivitas jual beli ikan sudah seperti biasa.

“Sekarang mah dah normal lagi. Lokasi terparahnya memang ada di halaman parkir, sedangkan di tempat jual beli ikan tidak terlalu terdampak,” tandasnya.

Redaktur: Ujang Herlan

Berita Terkait

Usai Digruduk Warga, Guru Ngaji di Simpenan Dilaporkan ke Polisi atas Dugaan Pencabulan
Sungai Tak Lagi Jernih, Warga Simpenan Desak Penertiban Tambang Liar
Rumah Dikepung Massa, Dugaan Pencabulan Oknum Guru Ngaji Gegerkan Warga Simpenan
Kebutuhan Dasar Penyintas Ciptamulya Dipastikan Aman, Fase Darurat Resmi Ditutup
Berangkat Esok, 52 Korban Kebakaran Ciptamulya Diundang KDM ke Lembur Pakuan
Wamenko Tantang Sukabumi Bangun Budaya Pilah Sampah di Setiap Desa
Bukan Toko, Ini Swalayan Pakaian Gratis di Posko Korban Kebakaran Ciptamulya
Nyalip Bersamaan di Cibadak, Pengendara Motor Meninggal Dunia Usai Bertabrakan dengan Mikrobus

Berita Terkait

Minggu, 2 Agustus 2026 - 13:06 WIB

Usai Digruduk Warga, Guru Ngaji di Simpenan Dilaporkan ke Polisi atas Dugaan Pencabulan

Minggu, 2 Agustus 2026 - 13:02 WIB

Sungai Tak Lagi Jernih, Warga Simpenan Desak Penertiban Tambang Liar

Sabtu, 1 Agustus 2026 - 13:34 WIB

Rumah Dikepung Massa, Dugaan Pencabulan Oknum Guru Ngaji Gegerkan Warga Simpenan

Sabtu, 1 Agustus 2026 - 11:08 WIB

Kebutuhan Dasar Penyintas Ciptamulya Dipastikan Aman, Fase Darurat Resmi Ditutup

Jumat, 31 Juli 2026 - 22:33 WIB

Berangkat Esok, 52 Korban Kebakaran Ciptamulya Diundang KDM ke Lembur Pakuan

Berita Terbaru