UPP Palabuhanratu Uji Petik Alat GeNose C19 Pertama di Sukabumi

Kamis, 16 Desember 2021 - 13:01 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JURNALSUKABUMI.COM – Direktorat Jenderal (Ditjen) Perhubungan Laut Kantor Unit Penyelenggara Pelabuhan (UPP) Kelas III Palabuhanratu, uji petik atau pengujian alat Gadjah Mada Electronic Nose Covid-19 (GeNose C19) untuk pendeteksian Covid-19.

Alat pendeteksian secara cepat itu menjadi salah satu inovasi kebanggaan Indonesia dan merupakan inovasi pertama di Indonesia untuk pendeteksian COVID-19 melalui embusan napas. Bahkan, Kabupaten Sukabumi baru UPP Palabuhanratu yang memiliki.

“GeNose C19 ini kebetulan di kantor kami mendapatkan hibah Kementerian Perhubungan untuk setiap PT khusus nya dipergunakan untuk karyawan kami kedua pengguna jasa, dan hari ini uji petiknya,” Kata Mastur Kepala Kantor Unit Penyelenggara Pelabuhan (UPP) Kelas III Palabuhanratu, kepada jurnalsukabumi.com, Kamis (16/12/2021).

GeNose C19 sendiri, cara prakteknya cukup dengan mengembuskan napas ke dalam alat penampung atau pengumpul napas. Kemudian, embusan napas itu akan dianalisis dengan kecerdasan buatan. Hanya, menunggu beberapa menit, hasilnya langsung keluar menunjukkan seseorang positif atau negatif Covid-19.

“Sementara alat ini dipergunakan untuk intern saja. Karena, di sini kapal penumpangnya belum ada,” ujarnya.

Alat yang dikembangkan oleh tim dari Universitas Gadjah Mada (UGM) Yogyakarta ini, memiliki tingkat akurasi yang tinggi, yakni sensitivitas 92 persen dan spesivitas 95 persen dan alat ini pun tidak perlu mengambil sampel darah atau melakukan proses usap.

“Alat ini secara langsung terhubung dengan sistem cloud computing pusat melalui aplikasi berbasis kecerdasan artifisial untuk mendapatkan hasil diagnosis secara real time, jadi cuma 80 Detik hasilnya bisa langsung keluar,” jelasnya.

Mastur menjelaskan alat pendeteksian Covid-19 ini dapat mempermudah mendeteksi dini dengan tes cepat dan hal itu merupakan bagian penting dalam memutus mata rantai penularan dan penyebaran Covid-19.

“Kedepannya kegiatan ini dapat mempermudah pengguna jasa karena kecepatan pendeteksian lebih cepat ketimbang menjalani tes cepat berbasis antibodi dan antigen,” tandasnya.

Reporter: Ilham Nugraha | Redaktur: Ujang Herlan

Berita Terkait

Ribuan Massa Aliansi Masyarakat Peduli MBG Bakal “Putihkan” Sukabumi dengan Aksi Damai dan Istighosah
Matangkan Aksi Damai di Lapangan Merdeka, Pemilik Dapur hingga Penerima Manfaat MBG Gelar Pertemuan
Sukseskan Gerakan Peduli Gizi, Kepala SPPG Bantargadung Bojonggaling 2 Nyatakan Dukung Aksi Damai MBG
Kawal Keberlanjutan Program, Koordinator SPPG MBG Cibadak Dukung Aksi Damai di Lapang Merdeka
Respons Aksi Damai MBG, Korwil BGN Sukabumi: Ini Bukti Masyarakat Peduli Masa Depan Anak Bangsa
Bukan Asal Pilih, Ini Alasan Kampung Tapos Jadi Lokasi KDMP Cipanengah
Sekda Sukabumi Titip Pesan Khusus kepada Pengurus Baru YATSHI: Jaga Amanah dan Layani Umat
Jumat Berkah, SPPG Bantargadung Bojonggaling 2 Bagikan 192 Botol Teh Pucuk kepada Jemaah

Berita Terkait

Selasa, 23 Juni 2026 - 16:49 WIB

Ribuan Massa Aliansi Masyarakat Peduli MBG Bakal “Putihkan” Sukabumi dengan Aksi Damai dan Istighosah

Senin, 22 Juni 2026 - 22:24 WIB

Matangkan Aksi Damai di Lapangan Merdeka, Pemilik Dapur hingga Penerima Manfaat MBG Gelar Pertemuan

Senin, 22 Juni 2026 - 15:35 WIB

Sukseskan Gerakan Peduli Gizi, Kepala SPPG Bantargadung Bojonggaling 2 Nyatakan Dukung Aksi Damai MBG

Senin, 22 Juni 2026 - 15:01 WIB

Kawal Keberlanjutan Program, Koordinator SPPG MBG Cibadak Dukung Aksi Damai di Lapang Merdeka

Senin, 22 Juni 2026 - 14:25 WIB

Respons Aksi Damai MBG, Korwil BGN Sukabumi: Ini Bukti Masyarakat Peduli Masa Depan Anak Bangsa

Berita Terbaru