Hadapi Nataru, Lapas Nyomplong Sukabumi Tingkatkan Keamanan

Selasa, 14 Desember 2021 - 20:59 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

JURNALSUKABUMI.COM – Lembaga Pemasyarakatan Kelas II B Sukabumi meningkatkan keamanan jelang natal dan tahun baru 2021.

Lapas Nyomplong memiliki kapasitas untuk 200 orang, namum saat ini Lapas Sukabumi mengalami Over Kapasitas sekitar 150%. Potensi gangguan keamanan dan ketertiban di Lapas ini menjadi perhatian khusus.

Menyikapi hal tersebut Lapas Kelas II B Nyomplong, Christho Victor Thoar, mengambil langkah melalui jajarannya dengan melakukan perawatan dan rolling gembok kamar hunian narapidana serta disiplin menggunakan sidik jari portir pada aplikasi sistem database pemasyarakatan (SDP), pada Selasa (14/12).

Giat tersebut dilakukan sebagai salah satu upaya untuk melakukan deteksi dini guna mencegah terjadinya gangguan keamanan dan ketertiban, khususnya dalam menghadapi hari besar Natal dan Tahun Baru.

“Lapas Sukabumi merupakan salah satu tempatĀ  yang memiliki tingkat kerawanan tinggi, maka dari itu gangguan keamanan dan ketertiban menjadi inti utama yang harus kami perhatikan apalagi sebentar lagi akan menghadapi hari besar Natal dan tahun baru,” kata Kepala Lapas Kelas IIB Sukabumi, Christo Victor Nixon Toar.

Kepala Seksi Administrasi Keamanan dan Tata Tertib, Trian Pratikta, menambahkan, tujuan kegitan ini dilaksanakan untuk memastikan keamanan dengan mengecek dan melakukan perawatan gembok guna memastikan tidak ada yang rusak, jeruji besi tidak ada yang rusak.

“Yang terpenting gembok semua kami lakukan pertukaran secara acak untuk mencegah penduplikasian atau pengerusakan kunci yang bisa berakibat percobaan pelarian warga binaan,” imbuhnya.

Selain itu Kepala Seksi Bimbingan Narapidana/Anak Didik dan Kegiatan Kerja, Purworestu Adi Putra, turut menambahkan selian hal itu agar sistem keamanan terjaga, sistem database pemasyarakatan (SDP) yang berada di Pintu Utama (P2U) selalu diterapkan sebagai alat kontrol Warga Binaan Pemasyarakatan yang akan keluar ataupun masuk dalam hal ini melakukan asimilasi luar, sidang, berobat dan bahkan bebas.

“Tujuan nya agar kita mudah mengetahui siapa saja warga binaan yang melewati pintu utama, serta untuk memastikan bahwa warga binaan yang melakukan asimilasi tersebut telah kembali masuk ke dalam lapas,” tandasnya.

Reporter: Rizky Miftah | Redaktur: Mohammad Noor

Berita Terkait

SPPG Nagrak Utara 3 Pilih Fokus Layani Penerima Manfaat MBG Meski Tengah Sengketa Yayasan
Bupati Asep Japar Titip Pesan untuk Pemuda Sukabumi: Jaga Persatuan, Bangun Daerah
Perkuat Pengawasan dan Pendampingan Hukum Humanis di Sukabumi, Jaksa Jaga Dapur MBG Dilaunching
Tantan Sulton Tekankan Profesionalisme Wartawan, PWI Sukabumi Diminta Perkuat Kompetensi!
Lepas Atlet Ikuti Pekan Olahraga Provinsi, Bupati: Optimalkan dalam Setiap Pertandingan!
PA GMNI Sukabumi Raya Tegaskan Peran Kritis, Kebijakan Pemerintah Harus Berorientasi pada Rakyat
Dua Pekan MBG di Nagrak Mandek, Korwil BGN Belum Beri Penjelasan!
Peringati Hari Santri Nasional 2026, Hergun Tegaskan Peran Strategis Santri Kawal Pembangunan Bangsa

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Kamis, 29 Oktober 2026 - 19:35 WIB

SPPG Nagrak Utara 3 Pilih Fokus Layani Penerima Manfaat MBG Meski Tengah Sengketa Yayasan

Rabu, 28 Oktober 2026 - 14:01 WIB

Bupati Asep Japar Titip Pesan untuk Pemuda Sukabumi: Jaga Persatuan, Bangun Daerah

Selasa, 27 Oktober 2026 - 18:17 WIB

Perkuat Pengawasan dan Pendampingan Hukum Humanis di Sukabumi, Jaksa Jaga Dapur MBG Dilaunching

Selasa, 27 Oktober 2026 - 13:51 WIB

Tantan Sulton Tekankan Profesionalisme Wartawan, PWI Sukabumi Diminta Perkuat Kompetensi!

Senin, 26 Oktober 2026 - 16:51 WIB

Lepas Atlet Ikuti Pekan Olahraga Provinsi, Bupati: Optimalkan dalam Setiap Pertandingan!

Berita Terbaru