Dihadiri Wabup Iyos, Ustad Peduli Aids Tingkat Kecamatan se-Kabupaten Sukabumi Dikukuhkan

Rabu, 24 November 2021 - 11:04 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JURNALSUKABUMI.COM – Wakil Bupati Sukabumi, Iyos Somantri, menghadiri pengukuhan Ustad Peduli Aids (UPA) tingkat kecamatan se-Kabupaten Sukabumi. Kegiatan pengukuhan diselenggarakan di Aula PPK, Gedung Negara Pendopo Kabupaten Sukabumi, Selasa (23/11/2021).

Pengukuhan diikuti perwakilan kordinator UPA 47 kecamatan. Kegiatan pengukuhan juga acara Peningkatan Kapasitas Tim Penyuluhan Pencegahan HIV Aids.

Ketua UPA Kabupaten Sukabumi, Timan Sutiman, mengatakan UPA adalah bagian dari komunitas relawan pencegahan HIV Aids. Pengukuhan kali ini juga menjadi ajang pertemuan untuk membahas persiapan peringatan Hari Aids Sedunia.

“Pengukuhan ini dilakukan untuk memastikan kepengurusan tingkat kecamatan dan desa,” kata Timan kepada jurnalsukabumi.com seusai acara.

Ia menegaskan UPA punya peran penting dalam upaya pencegahan penyebaran HIV Aids. Penularan HIV Aid erat kaitannya dengan perbuatan-perbuatan yang melanggar norma.

Tentunya ini selaras dengan keseharian ustad dari sisi religi. UPA dapat memaksimalkan pencegahan HIV Aids melalui edukasi baik kepada pelajar maupun orang dewasa.

“Kehadiran UPA peduli Aids sangat berperan dari aspek tentang penguatan moralitas akhlak maka kehadirannya sangat di sambut oleh pemerintah Kabupaten Sukabumi. Semua ruang berkomunikasi dengan pemerintah termasuk ke Kementrian Agama sudah terbuka untuk kami melakukan penyuluhan ke setiap sekolah serta bekerjasama dengan kelompok Madrasah Aliah misalnya. Lalu Dinas Pendidikan, kita bisa menyelipkan kurikulum tentang bahaya HIV Aids,”ucapnya.

Sementara itu, Wakil Bupati Sukabumi Iyos Somantri, menambahkan pembentukan UPA adalah langkah antisipatif dan progresif dari Komisi Penanggulangan Aids (KPA) Kabupaten Sukabumi. UPA harus selalu bersinergi dan berkolaborasi dengan seluruh stakeholder.

“Alhamdulilah sudah berjalan dengan baik dan tentunya sasarannya adalah bagaimana mentransformasikan ilmu. Edukasi kepada masyarakat untuk mengeliminir atau mengurangi beban masyarakat terkait dengan HIV Aids,” kata Iyos

Iyos menambahkan UPA dapat berperan dalam meminimalisir penyebaran HIV Aids melalui dakwah. Penguatan keimanan sangat penting agar masyarakat senantiasa berperilaku sesuai norma serta tuntunan Alquran dan Sunnah.

Reporter: Azis Ramdhani | Redaktur: Mohammad Noor

Berita Terkait

Bukan Demo, Aliansi Peduli MBG Sukabumi Raya Gelar Aksi Damai dan Istighosah di Lapang Merdeka
MBG Bukan Sekadar Makan Gratis, SPPG Balekambang 2 Sebut Ini Investasi Gizi Generasi Masa Depan
Peduli MBG, Ribuan Warga Sukabumi Gelar Doa Bersama
Disnakertrans Sukabumi Pastikan Layanan Kartu Kuning Tetap Berjalan Meski ASN WFH
DPPKB Kabupaten Sukabumi Kejar 6.810 Akseptor, KB Pasca Persalinan Jadi Andalan Pengendalian Penduduk
BPR Sukabumi Terus Berinovasi, SIMPEN Jadi Jembatan Layanan Perbankan yang Lebih Mudah
Ribuan Massa Aliansi Masyarakat Peduli MBG Bakal “Putihkan” Sukabumi dengan Aksi Damai dan Istighosah
Disnakertrans Sukabumi Siapkan SDM Siap Kerja Lewat Pelatihan Vokasi Nasional Batch 2

Berita Terkait

Kamis, 25 Juni 2026 - 00:33 WIB

Bukan Demo, Aliansi Peduli MBG Sukabumi Raya Gelar Aksi Damai dan Istighosah di Lapang Merdeka

Rabu, 24 Juni 2026 - 17:10 WIB

MBG Bukan Sekadar Makan Gratis, SPPG Balekambang 2 Sebut Ini Investasi Gizi Generasi Masa Depan

Rabu, 24 Juni 2026 - 10:58 WIB

Peduli MBG, Ribuan Warga Sukabumi Gelar Doa Bersama

Rabu, 24 Juni 2026 - 09:55 WIB

Disnakertrans Sukabumi Pastikan Layanan Kartu Kuning Tetap Berjalan Meski ASN WFH

Rabu, 24 Juni 2026 - 09:35 WIB

DPPKB Kabupaten Sukabumi Kejar 6.810 Akseptor, KB Pasca Persalinan Jadi Andalan Pengendalian Penduduk

Berita Terbaru

PERISTIWA

Truk Terguling, Akses Nasional Sukabumi-Banten Tutup Total

Kamis, 25 Jun 2026 - 10:11 WIB