BIN Kembali Vaksinasi Pelajar dan Santri di Kota dan Kabupaten Sukabumi Hingga Cianjur

Kamis, 4 November 2021 - 13:35 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JURNALSUKABUMI.COM – Badan Intelijen Negara (BIN) kembali menggelar vaksinasi massal bagi pelajar dan santri di Kota dan Kabupaten Sukabumi hingga Kabupaten Cianjur, Kamis (4/11/2021).

Vaksinasi dipusatkan di tiga lokasi berbeda. Pertama, di SMP Islam Masagi dan SMK Ma’arif NU Alfatonah, Kabupaten Sukabumi, yang menyasar 2.500 orang.

Kedua, vaksinasi door to door menyasar 2.000 orang yang berada di Kelurahan Jaya Mekar dan Baros, Kecamatan Baros, Kota Sukabumi.

Dan lokasi ketiga, 1.000 orang santri yang berada di Pondok Pesantren Al-Mubarokah Ciranjang, Kabupaten Cianjur, juga mendapat penyuntikan vaksin. Kesemuanya akan memeroleh vaksin coronovac. Tak hanya itu, vaksinasi juga dilakukan dengan cara mendatangi langsung masyarakat atau door to door.

Kepala BIN Daerah Jabar Brigjen TNI Dedy Agus Purwanto mengatakan, kegiatan vaksinasi ini bertujuan untuk mengejar target 70 persen kekebalan komunal. Program vaksinasi bagi pelajar merupakan salah satu arahan dari Presiden Joko Widodo dan Kepala BIN Budi Gunawan.

“Hari ini sesuai dengan petunjuk dari Bapak Presiden dan Kepala BIN, kami dari BIN melanjutkan program vaksinasi bagi anak pelajar dan para santri di Kabupaten Sukabumi. Hal ini juga dalam rangka menekan angka kenaikan Covid-19 di kalangan anak-anak,” jelasnya dalam keterangan yang diterima jurnalsukabumi.com.

Dedy menegaskan, vaksinasi bisa menyelamatkan diri sendiri serta keluarga. Gelaran vaksinasi di pondok pesantren dan sekolah sangatlah penting guna mencegah santri dan pelajar terpapar virus corona.

“Anak-anak santri atau siswa merupakan salah satu target utama dalam pemberian vaksin, karena tingkat penularan Covid-19 sangatlah cepat. Anak-anak pun harus tetap selalu menerapkan protokol kesehatan, meski sudah divaksin. Anak-anak pada masa pandemi harus diberikan perhatian khusus,” tegasnya.

Dia berharap kekebalan komunal bisa tercapai agar pandemi cepat berakhir. Dedy mengemukakan, kegiatan kali ini merupakan akselerasi dari program vaksinasi tiga juta dosis per hari yang merupakan target pemerintah.

Dedy mengingatkan kepada masyarakat Indonesia yang sudah divaksin agar tetap menerapkan protokol kesehatan. Pasalnya, walaupun sudah divaksin, tetap ada kemungkinan terpapar jika tidak menerapkan protokol kesehatan dengan ketat.

“Tetap mencuci tangan, memakai masker, menjaga jarak, menjauhi kerumunan, mengurangi mobilitas, serta yang lainnya,” tandasnya.

Redaktur: Ujang Herlan

Berita Terkait

SMSI dan Mahkamah Agung Bersinergi Cetak Mediator Bersertifikat Nasional
BEM Bersatu Tolak Gerakan Mahasiswa yang Ditunggangi Politik Praktis
Agus Andrianto Dorong Lapas Kembangkan Usaha Mandiri, Tegaskan Jajaran Jangan “Nakal”
Menteri Yandri Susanto ‘Tantang’ Mahasiswa UMMI Bangun Desa Entrepreneur
Ole Romeny Jadi Pahlawan! Indonesia Tundukkan Mozambik 1-0 di FIFA Matchday
Belum Ada PJU, Pengguna Jembatan Baru Pamuruyan Diminta Waspada
Komisi II DPR RI Dorong Kepastian Nasib PPPK, Heri Gunawan: Jangan Sampai Ada PHK
Kabar Baik! Jembatan Baru Pamuruyan Cibadak Kini Mulai Difungsikan

Berita Terkait

Kamis, 18 Juni 2026 - 11:33 WIB

SMSI dan Mahkamah Agung Bersinergi Cetak Mediator Bersertifikat Nasional

Selasa, 16 Juni 2026 - 22:13 WIB

BEM Bersatu Tolak Gerakan Mahasiswa yang Ditunggangi Politik Praktis

Minggu, 14 Juni 2026 - 13:58 WIB

Agus Andrianto Dorong Lapas Kembangkan Usaha Mandiri, Tegaskan Jajaran Jangan “Nakal”

Jumat, 12 Juni 2026 - 16:17 WIB

Menteri Yandri Susanto ‘Tantang’ Mahasiswa UMMI Bangun Desa Entrepreneur

Rabu, 10 Juni 2026 - 06:31 WIB

Ole Romeny Jadi Pahlawan! Indonesia Tundukkan Mozambik 1-0 di FIFA Matchday

Berita Terbaru