JURNALSUKABUMI.COM – Kantor Cabang Dinas (KCD) Wilayah V Dinas Pendidikan (Disdik) Provinsi Jawa Barat bakal memanggil kepala sekolah (kepsek) Sekolah Menengah Atas (SMA) Negeri 1 Cisolok, Kabupaten Sukabumi.
Kepala Seksi Pelayanan KCD Wilayah V, Asep Burdah, mengatakan pemanggilan itu terkait video viral siswa dan guru berjoget ria tanpa protokol kesehatan.
“Iya sudah, hari ini kepala sekolahnya kami panggil. Saya ingin tahu dulu, kronologisnya seperti apa sampai terjadi seperti itu,” kata Asep Burdah kepada wartawan, Selasa (2/11/2021).
Asep mengaku dirinya ingin mengetahui lebih rinci adanya kerumunan siswa yang saat ini ramai jadi perbincangan warganet. Sebab dengan kondisi Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) level 3, seharusnya tidak ada perayaan yang menimbulkan kerumunan orang banyak.
“Kedua, nanti kalau ada yang jelas dalam kondisi PPKM ini harus menjaga protokol kesehatan. Intinya ingin tahu lebih rinci kejadian tersebut,” tuturnya.
Menurut Asep, setelah mendapat rincian jelas dari kepsek SMAN 1 Cisolok dirinya langsung melaporkan kejadian itu kepada Kepala Cabang Dinas Wilayah V Disdik Provinsi Jawa Barat.
“Kok bisa sampai terjadi seperti itu, nanti saya lihat dulu saya akan sampaikan dulu kepada kepala cabang,” tandasnya.
Sebuah video kerumunan sekelompok pelajar beserta guru sedang asik berjoget tersebar di aplikasi perpesanan whatsapp. Dalam video berdurasi 30 detik itu terlihat sejumlah pelajar dan satu orang dengan pakaian Aparatur Sipil Negara (ASN) tidak memakai masker atau menerapkan protokol kesehatan.
Reporter: Ilham Nugraha | Redaktur: Mohammad Noor






