BPBD Kota Sukabumi Terlibat Pencarian Korban Terseret Ombak di Cikakak

Kamis, 21 Oktober 2021 - 10:32 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

JURNALSUKABUMI.COM – Tim SAR gabungan kembali melanjutkan pencarian terhadap Usep Munawar (27) warga Kota Sukabumi yang hilang terseret ombak di Pantai Karangnaya, Kamis (21/10/2021).

Tak terkecuali, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Sukabumi yang ikut terlibat dalam proses pencarian kecelakaan laut (Laka laut) di hari kedua ini.

Kepala Laksana BPBD Kota Sukabumi, Imran Wardhani mengatakan, sekira pukul 08.00 WIB, ikut menerjunkan petugas tim laut terbaiknya sebanyak 2 orang ke lokasi pencarian.

“Baru hari ini kami kirim petugas. Karena sebelumnya proses pencarian sempat dihentikan sementara,” ujarnya kepada jurnalsukabumi.com.

Imran merincikan, adapun tim SAR gabungan ini terdiri dari Pos SAR 6 orang, Sehati 5 orang, Pramuka Peduli 2 orang, BkPB – PP 1 orang, Attaubah Herbalis Rescue 1 orang, Khatulistiwa 1 orang, ACT 2 orang, FAJI 7 orang, Damkar 2 orang, Catatan Cakrawala 2 orang, CBP 1 orang, Relawan Tanpa Nama 1 orang, BPBD Kabupaten Sukabumi 2 orang, Rapi 3 orang, Siberu 1 orang, Balawista 2 orang.

“Semoga hari ini Tim SAR gabungan bersama relawan agar segera menemukan korban yang terseret Ombak si hari kedua pencarian,” tandasnya.

Diberitakan sebelumnya, Usep Munawar (27), warga Gang Dahlia, Jalan Pasundan II Kota Sukabumi, hilang terseret ombak sekira pukul 15.00 WIB pada Rabu (20/10/2021) kemarin.

Reporter: Azis Ramdhani | Redaktur: Ujang Herlan

Berita Terkait

Pengerukan Tanah Merah Belum Berizin Kembali Disorot, BEM PTNU Desak Penghentian Sementara!
Pelantikan PWI Jabar, KDM Tekankan Peran Pers Perangi Hoaks
Tegaskan Arahan KDM, Aktivitas Pengerukan Tanah Merah di Nagrak Disidak
Purwasari Diterpa Cuaca Ekstrem, 52 Rumah Rusak dan 9 Pohon Tumbang
Identitas Mayat di Bawah Tol Bocimi Belum Terungkap, Kaos Barong Jadi Petunjuk Utama
30 Persen Saluran Rusak, Petani di Palabuhanratu Hadapi Ancaman Gagal Produksi
Pohon Beringin Puluhan Tahun di SMAN 1 Cicurug Tumbang, 12 Kendaraan Tertimpa
Hujan Angin Kencang Rusak SMPN 2 Cicurug, 8 Ruangan Terdampak

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Minggu, 4 Oktober 2026 - 15:08 WIB

Pengerukan Tanah Merah Belum Berizin Kembali Disorot, BEM PTNU Desak Penghentian Sementara!

Jumat, 2 Oktober 2026 - 14:12 WIB

Pelantikan PWI Jabar, KDM Tekankan Peran Pers Perangi Hoaks

Jumat, 2 Oktober 2026 - 11:22 WIB

Tegaskan Arahan KDM, Aktivitas Pengerukan Tanah Merah di Nagrak Disidak

Kamis, 1 Oktober 2026 - 12:47 WIB

Purwasari Diterpa Cuaca Ekstrem, 52 Rumah Rusak dan 9 Pohon Tumbang

Kamis, 1 Oktober 2026 - 11:57 WIB

Identitas Mayat di Bawah Tol Bocimi Belum Terungkap, Kaos Barong Jadi Petunjuk Utama

Berita Terbaru