Restorative Justice Langkah Strategis Kejagung Diserang Isu Propaganda Koruptor

Kamis, 30 September 2021 - 15:17 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

JURNALSUKABUMI.COM – Direktur Lembaga Analisa dan Transfaransi Anggaran Sukabumi (Latas), Fery Permana menilai, di bawah pimpinan Prof. ST Burhanudin, Kejaksaan Agung (Kejagung) dengan pendekatan restorative justice dalam penegakan hukum sangat tepat.

Terlebih, langkah tersebut justru signifikan memulihkan citra penegakan hukum di era pemerintahan Presiden Joko Widodo di era pandemi Covid-19 ini.

“Saya berpendapat ini merupakan langkah strategis. Di samping restorative justice dalam penegakan hukum yang digarap Kejagung,” ujarnya kepada jurnalsukabumi.com, Kamis (30/09/2021).

Hanya saja, akhir-akhir ini Kejagung sendiri malah mendapat gangguan dalam menangani kasus korupsi bernilai puluhan triliun rupiah. Padahal, semua mengetahui bahwa kejaksaan menjadi lembaga penegakan hukum yang paling berprestasi selama ini terutama saat dipimpin oleh beliau.

“Isu negatif pasti ada. Meskipun Kejagung sendiri sudah terbukti dari data selama ini telah menyelamatkan uang negara Rp 26,1 triliun, sementara Polri dan KPK masing-masing hanya 388 miliar dan Rp 331 miliar,” jelas Fery.

Dampaknya kata dia, prestasi itu tidak bisa diabaikan hanya karena isu yang tidak bisa dipertanggung jawabkan kebenarannya. Bisa saja ini merupakan propaganda koruptor.

“Sudah pasti banyak pihak yang merasa terganggu dengan ketegasan beliau dalam memimpin korps Adhiyaksa. Dan ini sangat wajar terjadi pada seorang pimpinan institusi hukum dengan tujuan untuk mengganggu fokus beliau dalam menangani kasus, atau bahkan bermotif politik dan berupaya menjatuhkan karier beliau,” tandasnya.

Redaktur: Ujang Herlan

Berita Terkait

Sejumlah Negara ASEAN Sepakat Lindungi Karya Jurnalistik dari Eksploitasi Platform Digital dan AI
Wamen BKKBN Isyana Bagoes Oka Tinjau Penanganan Stunting di Sukabumi
Satgas Yonarmed 13/Nanggala Semarakkan HUT TNI ke-81 dengan Aksi Sosial di Perbatasan
Mengabdi untuk Sukabumi: Hergun Dorong Pelayanan Publik, Kepastian Hukum Tanah, Solusi Sosial-Keagamaan, dan Semangat Kebersamaan
Pelantikan PWI Jabar, KDM Tekankan Peran Pers Perangi Hoaks
Tegaskan Arahan KDM, Aktivitas Pengerukan Tanah Merah di Nagrak Disidak
Heri Gunawan Sebut Doktrin ‘Polisi Bersama Masyarakat’ Kunci Transformasi Polri Dukung Asta Cita Prabowo
Ekonomi Lemah Masuk Desil Tinggi, Potret Data Tak Lagi Sesuai Realitas di Sukabumi 

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Sabtu, 10 Oktober 2026 - 21:23 WIB

Sejumlah Negara ASEAN Sepakat Lindungi Karya Jurnalistik dari Eksploitasi Platform Digital dan AI

Sabtu, 10 Oktober 2026 - 17:49 WIB

Wamen BKKBN Isyana Bagoes Oka Tinjau Penanganan Stunting di Sukabumi

Rabu, 7 Oktober 2026 - 14:58 WIB

Satgas Yonarmed 13/Nanggala Semarakkan HUT TNI ke-81 dengan Aksi Sosial di Perbatasan

Senin, 5 Oktober 2026 - 16:16 WIB

Mengabdi untuk Sukabumi: Hergun Dorong Pelayanan Publik, Kepastian Hukum Tanah, Solusi Sosial-Keagamaan, dan Semangat Kebersamaan

Jumat, 2 Oktober 2026 - 14:12 WIB

Pelantikan PWI Jabar, KDM Tekankan Peran Pers Perangi Hoaks

Berita Terbaru