JURNALSUKABUMI.COM – Puluhan Warga Tenjojaya (Pewarta) menggeruduk Kantor Kejaksaan Negeri Kabupaten Sukabumi di Jalan Raya Karangtengah, Desa Karangtengah, Kecamatan Cibadak, Kabupaten Sukabumi, Senin (06/9/2021).
Dengan menggunakan dua kendaraan roda empat, sedikitnya 40 orang warga memasuki halaman Kejari Kabupaten Sukabumi. Mereka membawa spanduk bernada protes
“Saya membawa 40 orang pekerja tambang untuk melakukan audensi ke Kejari Cibadak, dan meminta pertanggungjawaban atas perilaku oknum Kejaksaan yang pada waktu itu bertindak sewenang-wenang hingga merugikan masyarakat,” kata Moch Iqbal Koordinator Pewarta kepada wartawan.
Seperti diketahui, baru-baru ini Kejari Kabupaten Sukabumi melakukan pemasangan plang di lokasi tanah sitaan Kejati Jabar di Tenjojaya. Pemasangan plang dilakukan karena di tanah itu disebut-sebut terjadi penambangan ilegal.
Iqbal menambahkan para pekerja sudah enam hari tidak ada memiliki penghasilan. Ia meminta Kejari memberikan ganti rugi untuk biaya hidup para pekerja hingga waktu dibuka kembalinya aktivitas tambang tersebut.
“Tuntutan saat ini intinya meminta kepala Kejaksaan agar bertindak tegas atas prilaku oknum tersebut dan meminta seadil-adilnya untuk masalah Tenjojaya serta aktivitas pertambangan tambang demi kesejahtran rakyat dan demi mengurangi angka pengangguran dimasa Pandemi ini,”tambahnya.
“Apabila sekarang tidak diterima kita akan menunggu sampai sore dan opsi kedua kita akan membuat tenda menginap hingga esok harinya menggelar aksi,”tegas iqbal.
Melalui pantauan dilokasi hingga pukul 12.00 WIB sejumlah warga masih berada di Halaman Kejari Kabupaten Sukabumi dan pihak Kejari belum menerimanya.
Sementara itu Kasi Intelijen Kejaksaan Kabupaten Sukabumi, Aditya Sulaeman, mengatakan bahwa penerimaan surat audensi dari Perwakilan Warga Tenjojaya (Pewarta) sudah diterima. Kejari masih menentukan waktu yang tepat untuk audiensi itu.
“Kami sudah terima surat audensinya namun waktunya kita masih belum kita bicarakan mengingat semua jadwal kita sudah teragendakan. Ada pun kedatangan mereka sekarang kita masih koordinasi dengan Kasi Pidsus mengingat semuanya masih ada giat di Kantor,”ungkapnya.
Reporter: Ifan | Redktur: Mohammad Noor






