Polisi Selidiki Penyebab SDN Kerenceng Cidahu Roboh

Kamis, 19 Agustus 2021 - 11:24 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

JURNALSUKABUMI.COM – Polsek Cidahu, Polres Sukabumi, melakukan penyelidikan penyebab lima atap ruang kelas roboh. Kini, lokasi tersebut sudah dipasang garis polisi, Kamis (19/08/2021).

Pemasangan dilakukan di lima ruang kelas tepat di bagian masing-masing tiang oleh Kanit Reskrim Polsek Cidahu, Aipda Hersan S bersama Bripka M. Enuh. Sekaligus, polisi pun memonitoring ke sejumlah lokasi.

“Kita langsung survei ke lokasi. Dan kini sudah dipasang garis polisi sebagai langakah antisipasi,” singkat Kapolsek Cidahu, Iptu Ahmad Suryana Bande kepada jurnalsukabumi.com.

Sementara itu, pantauan di lokasi sejumlah guru, penjaga sekolah hingga kepala sekolah sedang membersihkan dan mengevakuasi lokasi tersebut. Terlihat, buku-buku pelajaran dan barang berharga yang tertimpah material roboh untuk diamankan di ruang kantor.

“Selain plafon hingga material lainnya yang roboh. Kita pun mengamankan buku pelajaran siswa-siswi yang masih bagus dan tidak sobek agar bisa kembali digunakan nantinya,” sambung Kepala Sekolah SDN Kerenceng, Yusuf Bayani.

Diberitakan sebelumnya, lima atap ruang kelas SDN Kerenceng, Desa Pondokaso Tengah, Kecamatan Cidahu, roboh sekitar pukul 16.30 WIB, Rabu (18/08/2021) kemarin saat hujan deras disertai angin kencang melanda wilayah tersebut.

Reporter: Ifan | Redaktur: Ujang Herlan

Berita Terkait

Deretan Pedagang Oleh-oleh di Pamuruyan Kembali Disorot, Pengawasan Satpol PP?
Bodi Truk Menjepit Kaki Sopir, Combi Tool hingga alat penarik Dikerahkan untuk Evakuasi Korban
Truk Box Bermuatan Pupuk Terguling di Palabuhanratu, Sopir Terjepit
Pengemudi Toyota Rush Penabrak Lima Pejalan Kaki di Parungkuda Diamankan Polisi
Pria Tertemper KA Pangrango di Parungkuda Alami Luka di Kepala
Jaga Harmoni Bersama Warga, DLH Tekankan Pengelolaan Lingkungan bagi Usaha Peternakan
Serangan Lalat dan Bau Tak Kunjung Hilang, Warga Nagrak Desak Tutup Permanen
Pria 28 Tahun di Nagrak Ditemukan Gandir, Polisi Temukan Pesan Terakhir

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Senin, 26 Oktober 2026 - 21:09 WIB

Deretan Pedagang Oleh-oleh di Pamuruyan Kembali Disorot, Pengawasan Satpol PP?

Senin, 26 Oktober 2026 - 18:36 WIB

Bodi Truk Menjepit Kaki Sopir, Combi Tool hingga alat penarik Dikerahkan untuk Evakuasi Korban

Senin, 26 Oktober 2026 - 18:02 WIB

Truk Box Bermuatan Pupuk Terguling di Palabuhanratu, Sopir Terjepit

Minggu, 25 Oktober 2026 - 15:18 WIB

Pengemudi Toyota Rush Penabrak Lima Pejalan Kaki di Parungkuda Diamankan Polisi

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 17:16 WIB

Pria Tertemper KA Pangrango di Parungkuda Alami Luka di Kepala

Berita Terbaru