Dilarang Masuk, Puluhan Karyawan SCG Pasang Tenda Depan Pabrik

Kamis, 2 Januari 2020 - 12:51 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JURNALSUKABUMI.COM – Diduga dilarang masuk, Puluhan karyawan salah satu perusahan rekanan PT. Semen Jawa – Siam Cement Group (SCG) melakukan aksi pemasangan tenda didepan halaman PT. SCG yang berlokasi di Desa Sirnaresmi, Kecamatan Gunungguruh. Kabupaten Sukabumi, Kamis (02/01/20).

Informasi yang dihimpun, puluhan karyawan yang tergabung dalam wadah organisasi Federasi Kehutanan Industri Umum Perkayuan Pertanian dan Perkebunan, Konfederasi Serikat Buruh Sejahtera Indonesia (F Hukatan KSBSI) dilarang masuk, lantaran ada pergantian perusahaan.

“Ada Puluhan eks PT. Pelayanan Security Nusantara yang kini pindah ke perusahaan PT. Sukabumi Daya Mandiri.” kata Ketua DPC F Hukatan KSBSI Kabupaten Sukabumi, Nendar Supriatna, kepada jurnalsukabumi.com.

Tenda Yang Dipasang Puluhan Karyawan PT. SCG di Depan Pabrik PT. SCG

Menurutnya, hampir setiap tahun Perusahaan asal Thailand ini selalu membuat masalah dan mengabaikan aturan aturan yang ada di Indonesia khususnya aturan ketenagakerjaan yang mengatur semua system hubungan industrial dan sebagai perusahaan pemberi pekerjaan seharusnya patuh akan regulasi.

“Peraturan menteri tenaga kerja dan transmigrasi no 19 tahun 2012 pasal 32 ayat 1 dan 2. Mereka kan karyawan tetap, maka perusahaan baru harus melanjutkan perjanjian kerja yang ada. Bukan balik lagi ke Nol. Ini manusia bukan mesin,” tandasnya.

Sementara itu, Salah satu buruh Herman Maulana mengatakan, tidak dijinkan masuk lantaran harus pake id card Perusahaan yang baru.

“Kami mengabdikan diri bekerja rata – rata dari mulai pembangunan ini pabrik tapi status kami seolah haram untuk menjadi karyawan tetap. Harus menjadi buruh kontrak seumur hidup.” cetus Herman.

Hingga berita ini ditayangkan puluhan buruh masih berada di lokasi dan sedang membuat tenda. Pihak perusahaan PT. SCG belum memberikan tanggapan.

Reporter : Ruslan
Redaktur : FK Robbi

Berita Terkait

327 Pejabat Pemkab Sukabumi Dilantik, Bupati Asep Japar Tantang Birokrasi Buktikan Kinerja
Oknum Komite MAN 3 Sukabumi Ditangkap Kasus Sabu, 6 Paket Barang Bukti Diamankan
Kecelakaan di Leter S Cikidang, Pengendara yang Tak Kenal Medan Diminta Waspada
Viral! Jalan Baru di Jampang Tengah Dikeluhkan, Aspal Disebut Lunak seperti Gulali
Gempa, Tsunami hingga Longsor, BPBD Kenalkan Ancaman Bencana kepada Ratusan Siswa
Rp8,4 Miliar Hak Buruh Belum Dibayar, PT Wilton dan BBP Didesak Bertanggung Jawab
Kasus Kades Positif Sabu, Bupati Sukabumi Serukan Perang Melawan Narkoba 
Dugaan Hubungan Terlarang Oknum Guru dan Istri Orang di Kalibunder, Polisi Mulai Periksa Saksi

Berita Terkait

Senin, 10 Agustus 2026 - 14:07 WIB

327 Pejabat Pemkab Sukabumi Dilantik, Bupati Asep Japar Tantang Birokrasi Buktikan Kinerja

Sabtu, 8 Agustus 2026 - 12:44 WIB

Kecelakaan di Leter S Cikidang, Pengendara yang Tak Kenal Medan Diminta Waspada

Sabtu, 8 Agustus 2026 - 12:40 WIB

Viral! Jalan Baru di Jampang Tengah Dikeluhkan, Aspal Disebut Lunak seperti Gulali

Jumat, 7 Agustus 2026 - 13:24 WIB

Gempa, Tsunami hingga Longsor, BPBD Kenalkan Ancaman Bencana kepada Ratusan Siswa

Jumat, 7 Agustus 2026 - 13:20 WIB

Rp8,4 Miliar Hak Buruh Belum Dibayar, PT Wilton dan BBP Didesak Bertanggung Jawab

Berita Terbaru

Pendidikan

UMMI Edukasi Warga Hegarmulya Cegah Stunting dan Kembangkan UMKM

Senin, 10 Agu 2026 - 14:58 WIB