Tewas, Wisatawan Bogor Terseret Ombak di Citepus Palabuhanratu

Rabu, 1 Januari 2020 - 15:24 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

JURNALSUKABUMI.COM- Menghabiskan libur tahun baru dengan duka dirasakan, wisatawan asal Bogor Abdul Karim (32) tewas setelah terseret ombak ke tengah laut dan tenggelam di perairan kawasan wisata Pantai Katapang Condong, Desa Citepus, Kecamatan Palabuhanratu, Kabupaten Sukabumi, Rabu (01/01/20)

Kejadian berawal saat istrinya Leni (25) lagi berenang di pinggir pantai, tiba-tiba ombak datang hingga menyeret ke tengah. Namum istrinya gak bisa berenang. Abdul berusaha menolong istrinya, tapi malah ikut terbawa ombak.

Pasangan suami istri ini berhasil ditolong tim gabungan pengamanan pantai. Namun di tengah perjalanan menuju RSUD Palabuhanratu, Abdul meninggal akibat kondisinya yang kritis.

Ketua Forum Komunikasi SAR Daerah (FKSD) Kabupaten Sukabumi Okih Fajri Assidiqie mengatakan bahwa korban bernama Muhamad Abdul Karim (32), warga Kotabaru, Kecamatan Ciomas, Kota Bogor.

“Jenazah korban saat ini berada di ruang Pemulasaran RSUD Palabuhanratu,” katanya.

Korban bersama istrinya, Leni (25), dan seorang rekan bernama Ragil Juarsa Putra (17) terseret arus hingga ke tengah laut saat bermain di Pantai Kiaracondong, Kecamatan Palabuhanratu.

Tim Badan Penyelamat Wisata Tirta (Balawista) Kabupaten Sukabumi yang siaga di lokasi langsung mengevakuasi korban ke darat dan memberikan pertolongan pertama.

Ketiga orang yang terseret ombak setelah dievakuasi dibawa ke RSUD Palabuhanratu. Namun nyawa Abdul Karim tidak berhasil diselamatkan karena saat dievakuasi kondisinya sudah sangat lemah.

“Korban saat terbawa ombak diduga banyak minum air laut dan kecapean saat ingin menyelamatkan. Untuk kondisi istrinya sudah membaik sementara Ragil korban lainnya sudah pulih,” pungkasnya.

Reporter : Ifan
Redaktur : FK Robbi

Berita Terkait

Buaya 70 Kg Terjerat Jaring di Sungai Cibubuay, Warga Simpenan Sebut Ada Buaya Kedua
Dikenal Kerap Isi Pengajian, Pria di Nyalindung Sukabumi Diduga Cabuli 7 Anak
Nelayan Temukan Jasad Mengapung, Ternyata Pelajar Hilang Terseret Ombak 4 Hari Lalu
Bukan Pelanggan! Sanca 3 Meter Tiba-tiba Kagetkan Pemilik Warung di Palabuhanratu 
Pengerukan Tanah Merah Belum Berizin Kembali Disorot, BEM PTNU Desak Penghentian Sementara!
Wabup Andreas Pantau Dampak Cuaca Ekstrem di Cicurug, Pemkab Sukabumi Perkuat Penanganan
Pelantikan PWI Jabar, KDM Tekankan Peran Pers Perangi Hoaks
Puluhan Rumah Rusak, Wabup Andreas Bakal Temui Warga Terdampak di Cicurug

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Kamis, 8 Oktober 2026 - 08:35 WIB

Buaya 70 Kg Terjerat Jaring di Sungai Cibubuay, Warga Simpenan Sebut Ada Buaya Kedua

Rabu, 7 Oktober 2026 - 14:42 WIB

Dikenal Kerap Isi Pengajian, Pria di Nyalindung Sukabumi Diduga Cabuli 7 Anak

Rabu, 7 Oktober 2026 - 14:30 WIB

Nelayan Temukan Jasad Mengapung, Ternyata Pelajar Hilang Terseret Ombak 4 Hari Lalu

Senin, 5 Oktober 2026 - 14:33 WIB

Bukan Pelanggan! Sanca 3 Meter Tiba-tiba Kagetkan Pemilik Warung di Palabuhanratu 

Minggu, 4 Oktober 2026 - 15:08 WIB

Pengerukan Tanah Merah Belum Berizin Kembali Disorot, BEM PTNU Desak Penghentian Sementara!

Berita Terbaru