JURNALSUKABUMI.COM – Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkompimda) Kota Sukabumi menggelar vaksinasi massal di tiga lokasi pusat keramaian seperti, City Mall, Ramayana dan Alun-alun, Kamis (24/6/2021).
Dalam pelaksanaanya, Kapolres Sukabumi Kota, AKBP Sumarni nampak secara langsung monitoring dalam kegiatan yang bertujuan untuk mempercepat pembentukan imunitas komunal itu.
Ia menyebutkan, vaksinasi di pusat keramaian ini lebih menyisir para pelaku usaha pedagang, pasar tradisional, pasar pelita dan warga lainnya.
“Kami menargetkan untuk City Mall sebanyak 600 peserta dan sementara untuk titik lainnya bisa mencapai 500 peserta,” kata Sumarni kepada Jurnalsukabumi.com di lokasi.
Lanjut dia, kegiatan tersebut merupakan kerjasama Forkompinda Kota Sukabumi dalam upaya memutus mata rantai virus covid-19. “Utamanya, sebagai ikhtiar untuk mempercepat pembentukan imunitas komunal di Kota Sukabumi,” imbuynya.
Di tempat yang sama, Kepala Dinas Kesehatan Kota Sukabumi, dr Rita menuturkan sangat mengapresiasi kepada warga masyarakat yang sudah berminat untuk divaksin. Terbukti, animo masyarakat dalam vaksinasi ini terbilang tinggi.
“Permohonan maaf bagi masyarakat yang belum bisa mengikuti vaksinasi hari ini, insyaallah pada hari Sabtu besok ada empat titik pelayanan yakni SMAN 1, Gedung Korpri, Gedung Juang dan Mako Polres Sukabumi Kota,” sambungnya.
Masih kata dr. Rita, kenaikan kasus terkonfirmasi positif covid-19 mencapai 250 persen hingga 500 persen dari rata-rata pada hari normal, sedangkan perharinya bisa 50 sampai 100.
“Pada kondisi stabil kemarin ketika belum ada lonjakan lebaran, sekitar 10-20 orang. Kalau sekarang sudah 50-70 perharinya dengan kluster keluarga paling banyak dan juga merembet ke institusi,” jelas dia.
“Saat ini saja BOR kita sudah diatas 90 persen. Itu pun dibantu cepat Rs Syamsudin SH Bunut yang memfasilitasi tempat tidur yang dikhususkan untuk anak dan ibu hamil. Dan ruang itu tidak bisa ditempati oleh orang lain sehingga tidak akan mencapai 100 persen,” ucapnya.
Dinkes Kota Sukabumi saat ini sudah melakukan surat edaran ke seluruh rumah sakit yang di tanda tangani oleh Pak Wali Kota untuk menambah 30 persen dari tempat tidur yang sudah ditetapkan sebelumnya dari covid-19.
“Memang dari kemarin waktu tidak ada lonjakan kasus mereka sudah memiliki tempat tidur dengan total 172 tempat tidur dalam kondisi normal dan sementara ini akan memanfaatkan Rs Syamsudin SH Bunut,” tandasnya.
Reporter: Azis Ramdhani | Redaktur: Ujang Herlan












