Dinas Pemberdayaan Perempuan Gelar Workshop Penanganan Kekerasan di Tingkat Kecamatan

Senin, 21 Juni 2021 - 11:43 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

JURNALSUKABUMI.COM – Untuk memajukan Masyarakat Sukabumi khususnya dalam mencetak kepribadian yang teladan dan keluarga yang berbasis keagamaan, Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DP3A) Kabupaten Sukabumi gelar Work Shop penanggulangan korban kekerasan terhadap Perempuan dan Anak di sejumlah kecamatan di Kabupaten Sukabumi, Kamis (10/06/21).

Kepala DP3A Kabupaten Sukabumi Aisah menyampaikan, bahwa kekerasan terhadap perempuan dan anak masih menjadi salah satu pekerjaan rumah bagi seluruh Pemerintah Daerah di Indonesia, termasuk di Kabupaten Sukabumi. kondisi ini tentunya perlu menjadi perhatian kita bersama, karena sesungguhnya Pemerintah dan juga Pemerintah Daerah telah melakukan berbagai upaya untuk meminimalisir terjadinya kasus kekerasan terhadap perempuan dan anak.

“Namun demikian, perlu kita sadari bersama bahwa dalam pelaksanaannya, kamk memiliki sejumlah keterbatasan sehingga perlu didukung oleh pihak-pihak terkait lainnya, termasuk dari masyarakat agar upaya-upaya tersebut dapat berjalan optimal” ujarnya.

Menurut Aisah, dalam menjalankan peran dan kinerja untuk menangani perempuan dan anak korban kekerasan, menjalankan peranan langsung dalam penanganan perempuan dan anak korban kekerasan secara cepat dan tepat. mengingat keberadaannya yang cukup vital tersebut, maka seluruh jajaran DP3A dengan P2TP2A dituntut untuk bekerja keras dengan selalu berpedoman kepada visi dan misi khususnya yang berkaitan dengan menjadikan sebagai basis pemberdayaan perempuan dan anak secara preventif, kuratif dan rehabilitativ.

Kegiatan yang dilaksanakan dengan melibatkan kecamatan ini berharap mampu membangun gerakan bersama untuk mencegah dan menghapus tindakan kekerasan terhadap perempuan dan anak, sekaligus membangun jejaring dan menggali potensi masyarakat dalam upaya mencegah dan menghapus kekerasan terhadap perempuan dan anak.

“Kegiatan ini memiliki arti penting dalam rangka memberikan pemahaman peran dalam membangun sinergitas dalam mensosialisasikan program pemberdayaan DP3A dan P2TP2A, juga membuat program pemberdayaan korban kekerasan di wilayah Kabupaten Sukabumi” paparnya.

“Dengan kegiatan ini diharapkan dapat turut melahirkan sebuah konsep kehidupan anak-anak dan perempuan yang jauh dari masalah kesehatan dan masalah sosial, untuk dapat diterapkan dalam rangka melindungi perempuan dan anak-anak dari ketidakadilan dan  kekerasan, sekaligus memajukan keterampilan dan pengetahuan ibu dan anak” tegasnya. (Adv)

Berita Terkait

Puluhan Rumah Rusak, Wabup Andreas Bakal Temui Warga Terdampak di Cicurug
Pemkab Sukabumi Dorong Sinergi Kejaksaan dan Pers Perkuat Pengawasan Pemerintahan
Penerangan Hukum Kejari Sukabumi Bersama Pers: Merawat Kepercayaan, Mengawal Keadilan
Bupati Sukabumi Tekankan Semangat Persatuan di Momentum Hari Kesaktian Pancasila
Catatan Debu Jalanan: Jangan Biarkan KSU Terhenti di Tengah Jalan!
Tendangan Wabup Andreas Buka Persaingan 71 Sekolah di Bupati Cup 2026
PWI Sukabumi Buka Ruang Kolaborasi, Ajak IJTI Perkuat Ekosistem Pers
Nanan Apon Diganjar IJTI Award, Minisoccer Sangrawayang Jadi Wadah Potensi Anak Muda

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Jumat, 2 Oktober 2026 - 13:06 WIB

Puluhan Rumah Rusak, Wabup Andreas Bakal Temui Warga Terdampak di Cicurug

Kamis, 1 Oktober 2026 - 16:57 WIB

Pemkab Sukabumi Dorong Sinergi Kejaksaan dan Pers Perkuat Pengawasan Pemerintahan

Kamis, 1 Oktober 2026 - 11:42 WIB

Penerangan Hukum Kejari Sukabumi Bersama Pers: Merawat Kepercayaan, Mengawal Keadilan

Kamis, 1 Oktober 2026 - 10:53 WIB

Bupati Sukabumi Tekankan Semangat Persatuan di Momentum Hari Kesaktian Pancasila

Kamis, 1 Oktober 2026 - 08:54 WIB

Catatan Debu Jalanan: Jangan Biarkan KSU Terhenti di Tengah Jalan!

Berita Terbaru