JURNALSUKABUMI.COM – Sebuah video aksi teror sekelompok pria diduga geng motor menyebar di aplikasi perpesanan whatsapp dan media sosial, Rabu (26/5/2021). Video tersebut tersebar setelah Forkopimda bersama sejumlah perwakilan ulama dan organisasi massa menggelar deklarasi penolakan terhadap geng motor.
Kapolres Sukabumi Kota, AKBP Sumarni, angkat bicara terkait viralnya video tersebut. Ia menegaskan, polisi sedang menyelidiki kasus ini.
“Kami sedang lidik pelaku, Insya Allah,” singkat Sumarni saat dikonfirmasi jurnalsukabumi.com.
Ia tidak menjawab ketika ditanya apakah peristiwa itu benar terjadi di wilayah hukum Polres Sukabumi Kota. Seperti diketahui, info yang tersebar menyebutkan teror geng motor terjadi di Gedong Panjang, Kecamatan Citamiang, Kota Sukabumi.
Diberitakan sebelumnya, dalam video yang beredar, terlihat sekelompok pria diduga geng motor menebar teror. Video berdurasi 30 detik itu memperlihatkan suasana mencekam, salah satu di antara komplotan bermotor membawa dan mengayunkan senjata tajam berukuran panjang ke aspal.
“Naon ieu mah pesantren,” tutur seorang pria dalam video.
Reporter: Azis Ramdhani | Redaktur: Mohammad Noor






