Sempat Terdampak Longsor, KA Pangrango Lintas Cigombong-Maseng Kembali Beroperasi Normal

Senin, 23 Desember 2019 - 13:18 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jalur Kereta Api Pangrango, tepatnya antara Stasiun Maseng - Cigombong di KM 17+400 yang terdampak longsor sepanjang 70 meter pada Minggu (22/12) telah selesai diperbaiki, Senin (23/12/2019).

i

Jalur Kereta Api Pangrango, tepatnya antara Stasiun Maseng - Cigombong di KM 17+400 yang terdampak longsor sepanjang 70 meter pada Minggu (22/12) telah selesai diperbaiki, Senin (23/12/2019).

JURNALSUKABUMI.COM – Jalur Kereta Api Pangrango, tepatnya antara Stasiun Maseng-Cigombong di KM 17+400 yang terdampak longsor sepanjang 70 meter pada Minggu (22/12/2019) telah selesai diperbaiki jajaran prasarana PT KAI Daop 1 bekerja sama dengan Satker DJKA Kemenhub.

Perbaikan rampung pada Senin (23/12/2019) pukul 11.54 WIB. Selanjutnya jalur dapat dilalui KA 225 relasi Sukabumi – Bogor pada pukul 12.04 WIB, Senin (23/12/2019).

Dadan Rudiansyah, Kepala Daerah Operasi 1 Jakarta PT KAI mengatakan dampak bencana longsor ini menyebabkan dua perjalanan KA relasi Bogor – Sukabumi dibatalkan pada Minggu (22/12) dan satu perjalanan KA pertama relasi Sukabumi – Bogor mengalami potong relasi hanya sampai dengan Stasiun Cigombong.

PT KAI DAOP 1Jakarta memperkenankan para pengguna KA Pangranggo yang terdampak dan telah melakukan transaksi tiket untuk melakukan pembatalan perjalanan dengan pengembalian bea (refund) 100%.

Tercatat pada hari Minggu (22/12) terdapat proses refund sekitar 575 tiket yang dilakukan di Stasiun Sukabumi dan Stasiun Bogor. Sedangkan pada hari Senin (23/12) tercatat proses refund sebanyak 540 tiket.

PT KAI Daop 1 Jakarta mengucapkan permohonan maaf atas gangguan perjalanan KA Pangrango lintas Bogor – Sukabumi dampak cuaca buruk.

Reporter: Rawin/Ifan
Redaktur: FK Robbi

Berita Terkait

Musda MUI Sukabumi 2026, Wabup: Momentum Konsolidasi dan Evaluasi Kemaslahatan Umat
17 Tahun Irigasi Mati, Dinas PU Dinilai Gagal Menyelamatkan Pertanian di Cikadu Sukabumi 
Tebak Skor Piala Dunia 2026 Bersama Hergun, 48 Pemenang Terima Hadiah
Tak Sekadar Naik Tingkat, Atlet Tarung Derajat Sukabumi Digembleng Bidik Porda Jabar
Memasuki Musim Kemarau, Petani Sukabumi Harapkan Bantuan Pompa Air untuk Menyelamatkan Panen
Jembatan Garuda Suci di Cikembar Diresmikan, Ini Pesan Pangdam III/Siliwangi Mayjen TNI Kosasih! 
DLH Sukabumi Ungkap Pola Pengelolaan Sampah yang Benar, Pengangkutan Minimal Seminggu Sekali
DLH Sukabumi Bongkar Dugaan Pengelolaan Sampah Ilegal di Palabuhanratu

Berita Terkait

Selasa, 21 Juli 2026 - 21:28 WIB

Musda MUI Sukabumi 2026, Wabup: Momentum Konsolidasi dan Evaluasi Kemaslahatan Umat

Senin, 20 Juli 2026 - 21:23 WIB

17 Tahun Irigasi Mati, Dinas PU Dinilai Gagal Menyelamatkan Pertanian di Cikadu Sukabumi 

Senin, 20 Juli 2026 - 15:56 WIB

Tak Sekadar Naik Tingkat, Atlet Tarung Derajat Sukabumi Digembleng Bidik Porda Jabar

Senin, 20 Juli 2026 - 15:54 WIB

Memasuki Musim Kemarau, Petani Sukabumi Harapkan Bantuan Pompa Air untuk Menyelamatkan Panen

Senin, 20 Juli 2026 - 15:47 WIB

Jembatan Garuda Suci di Cikembar Diresmikan, Ini Pesan Pangdam III/Siliwangi Mayjen TNI Kosasih! 

Berita Terbaru