Baldatun Center Konsisten Kampanyekan Budaya Baca, Faham dan Amal Alquran

Senin, 5 April 2021 - 11:07 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

JURNALSUKABUMI.COM – Pendiri sekaligus penanggungjawab Baldatun Center, Ade Dasep Zaenal Abidin tak henti-hentinya mengkampanyekan program budaya baca, faham dan amal Alquran.

Pasalnya, program tersebut dinilai sebagai gerbang awal menuju kehidupan yang sejahtera dan makmur buah akibat masyarakat menuju nilai-nilai religius dan patuh terhadap aturan Alquran.

“Haqqul yakin, melalui program budaya baca, faham dan amal Alquran ini Sukabumi akan lebih baik,” ujar Ade Dasep kepada jurnalsukabumi.com, Senin (05/04/2021).

Satu di antara cara jitu gagasan Anggota DPRD Kabupaten Sukabumi fraksi Partai Gerindra ini yakni harus ada pintu gerbang cara dan alat untuk memulainya.

Dengan cara ini, Baldatun center memulai kegiatan Wakaf Alquran dan santunan yatim dalam kegiatan Jumat Keliling (jumling) yang berkelanjutan.

“Alhamdulilah, saat ini sudah ada 3.092 Alquran yang sudah dibagikan, itu adalah langkah kecil untuk mewujudkan cita-cita budaya Baca, Faham dan Amal Alquran,” jelas Ade Dasep.

Menurutnya, kendati apa yang sudah dilakukan memang tidak seberapa, akan tetapi konsistensi dengan mendatangi masjid-masjid mudahan-mudahan sebagai langkah awal untuk tetap berkomitmen dalam hal kebaikan.

“Terutama, berharap mewujudkan Kabupaten Sukabumi yang religius seperti dalam Visi-Misi kabupaten Sukabumi. Ya, setidkanya ada yang melihat dan mendengar satu dua orang, kemudian tergerak perlahan-lahan itu akan berguna, dari pada diam tanpa bergerak,” bebernya.

Legislator Jajaway ini juga mengaku, dengan program ini secara tidak langsung akan menanamkan budaya akan kecintaan terhadap Alquran.

“Sebuah kebenaran akan tetap benar meskipun sekelompok orang menyalahkan. Bagi umat islam kebenaran adalah mutlak hanya ada dalam Alquran dan itu tidak bisa ditawar-tawar lagi,” tandasnya.

Redaktur: Ujang Herlan

Berita Terkait

Usulan Revitalisasi PAUD Mandek, Asep Rizwan Siapkan Dorongan ke Dinas Pendidikan
Leni Liawati Ungkap Dampak BPJS Nonaktif, Warga Sakit Terbebani Tunggakan Rp875 Ribu
Hamzah Gurnita Bongkar Keluhan Warga soal BPJS, Sudah Bayar Denda Masih Terbebani
KDM Sebut Bisa Berobat Gratis Tanpa BPJS, DPRD Ungkap Juknis RS Belum Jelas
Dana Bagi Hasil Provinsi Turun Rp7,4 Miliar, DPRD Dorong Anggaran Fokus ke Kebutuhan Warga
Budi Azhar Minta Gubernur Segera Terbitkan Petunjuk Teknis Layanan RS Tanpa BPJS
DPRD Sukabumi Bedah Evaluasi Gubernur, Arah Belanja Perubahan APBD 2026 Kembali Dibahas
Tiga Ancaman Wilayah di HUT ke-81, Dewan Hamzah Tarik Pesan Panglima TNI ke Sukabumi

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Senin, 26 Oktober 2026 - 16:54 WIB

Usulan Revitalisasi PAUD Mandek, Asep Rizwan Siapkan Dorongan ke Dinas Pendidikan

Senin, 26 Oktober 2026 - 14:05 WIB

Leni Liawati Ungkap Dampak BPJS Nonaktif, Warga Sakit Terbebani Tunggakan Rp875 Ribu

Senin, 26 Oktober 2026 - 11:39 WIB

Hamzah Gurnita Bongkar Keluhan Warga soal BPJS, Sudah Bayar Denda Masih Terbebani

Rabu, 14 Oktober 2026 - 13:57 WIB

KDM Sebut Bisa Berobat Gratis Tanpa BPJS, DPRD Ungkap Juknis RS Belum Jelas

Selasa, 13 Oktober 2026 - 16:02 WIB

Dana Bagi Hasil Provinsi Turun Rp7,4 Miliar, DPRD Dorong Anggaran Fokus ke Kebutuhan Warga

Berita Terbaru