Tanpa Antre, Kini Pelayanan Pemohon Paspor di Sukabumi Bisa Via WhatsApp 

Minggu, 28 Februari 2021 - 18:43 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JURNALSUKABUMI.COM – Imigrasi kelas II Non TPI Sukabumi, terus meluncurkan beberapa program demi meningkatkan pelayanan kepada masyarakat. Salah satunya pembuatan paspor melalui aplikasi perpesanan WhatsApp .

Untuk memudahkan pemohon paspor itu, masyarakat dapat menghubungi langsung nomor WhatsApp imigrasi di nomor 08111115945.

Kepala Sub Seksi Informasi Dan Komunikasi Keimigrasian pada Kantor Imigrasi Kelas II Non TPI Sukabumi, Karlyn Ambarwati mengatakan, program ini sudah diberlakukan sejak awal Februari 2021.

Kepala Sub Seksi Informasi Dan Komunikasi Keimigrasian pada Kantor Imigrasi Kelas II Non TPI Sukabumi, Karlyn Ambarwati

“Pemohon paspor bisa buan jadwal sendiri melalui pendaftaran. Nomor WhatsApp  ini online 24 jam, untuk kedatangan setiap Senin sampai Jumat, kecuali hari libur nasional,” kata Karlyn kepada jurnalsukabumi.com, Minggu (28/02/21).

Namun lanjut dia, pelayanan tersebut hanya untuk pemohon tertentu saja. Misalnya, khusus untuk penyandang disabilitas, ibu hamil, ibu menyusui, pemohon dengan usia 2 tahun, dan pemohon dengan usia 60 tahun.

Sementara sambung dia, untuk pemohon umum tetap harus melalui Aplikasi Pendaftaran Antrean Paspor Online (APAPO).

“Jadi nanti para pemohon tidak perlu melakukan pendaftaran antrean paspor online untuk melakukan penjadwalan proses pembuatan paspor. Tanpa antrean dan tanpa menunggu,” imbuh dia.

Diapun berharap. Program yang diluncurkan oleh imigrasi ini, mampu meningkatkan pelayanan kepada masyarakat terlebih dalam situasi pandemi virus corona.

“Semoga ini sangat bermanfaat apalagi kan disabilitas misal kasian jika mereka datang dan mengantri di kantor Imigrasi jadi kita lebih permudah lagi dengan pelayanan WhatsApp ini,” tandasnya.

Reporter: Rizky Miftah | Redaktur: Ujang Herlan

Berita Terkait

Ratusan Buruh ‘Kepung’ Kantor BPJS Ketenagakerjaan Sukabumi Keluhkan Pencaloan Pencairan
Jangan Bangga dengan UNESCO, Wisata Sukabumi Perlu Sentuhan Nyata
Disandingkan dengan Foto Orang Hilang, Akhirnya Misteri Kerangka di Sagaranten Terungkap
Geger Penemuan Kerangka Manusia di Hutan Jati Sagaranten, Polisi Selidiki Identitas Korban
Arus Balik Libur, Jalur Sukabumi–Bogor Macet Parah
Fakta! Laut Sukabumi Lebih Dekat ke Pulau Christmas Australia Ketimbang Banyuwangi 
Jelang Akhir Libur Panjang, Arus Kendaraan Exit Tol Parungkuda-Sukabumi Padat Merayap
Dua Perusahaan Tambang di Sukabumi Didesak Bertanggung Jawab, Hak Ratusan Pekerja Belum Tuntas

Berita Terkait

Kamis, 16 Juli 2026 - 14:44 WIB

Ratusan Buruh ‘Kepung’ Kantor BPJS Ketenagakerjaan Sukabumi Keluhkan Pencaloan Pencairan

Kamis, 16 Juli 2026 - 14:18 WIB

Jangan Bangga dengan UNESCO, Wisata Sukabumi Perlu Sentuhan Nyata

Rabu, 15 Juli 2026 - 20:23 WIB

Disandingkan dengan Foto Orang Hilang, Akhirnya Misteri Kerangka di Sagaranten Terungkap

Senin, 13 Juli 2026 - 13:18 WIB

Geger Penemuan Kerangka Manusia di Hutan Jati Sagaranten, Polisi Selidiki Identitas Korban

Minggu, 12 Juli 2026 - 20:23 WIB

Arus Balik Libur, Jalur Sukabumi–Bogor Macet Parah

Berita Terbaru