Sopir Ambulans yang Luar Biasa, Kerja Tanpa Batas Waktu dan Upah Seikhlasnya

Selasa, 16 Februari 2021 - 13:40 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JURNALSUKABUMI.COM – Seorang sopir mobil ambulans, memiliki kekhususan yang tidak dimiliki oleh driver kendaraan pada umumnya. Disamping harus siaga 24 jam, sopir ambulans juga hanya menerima upah seikhlasnya.

Demikian disampaikan Kepala Desa Caringin Wetan (Carwet), Kecamatan Caringin, Kabupaten Sukabumi, Dedi Suhendar atau biasa disapa Kang Dodol, kepada jurnalsukabumi.com, Selasa (16/02/21).

Dia mengatakan, seorang sopir ambulans harus bekerja sesuai tuntutan keadaan dan kebutuhan warga. Dengan kata lain, kapanpun dibutuhkan dia harus siap melayani dengan sepenuh hati demi menyelamatkan nyawa seseorang tanpa pamrih.

” Urusan biaya operasional, biar saya yang bertanggungjawab. Sopir hanya diminta agar bagaimana caranya bisa menjaga kebugaran tubuhnya untuk melayani warga yang membutuhkan pertolongan kapanpun dan dimana pun,” ujarnya.

Dia mengakui, Pemdes Caringin Wetan hingga saat ini belum bisa memberikan upah yang layak bagi sopir ambulans desa. Karena pos anggaran yang sebagian tergerus oleh anggaran Covid – 19.

Sementara itu sopir ambulans Desa Carwet, Dadun (53) menuturkan, antar jemput pasien sudah menjadi bagian tugas dan kewajibannya. Fokus pekerjaannya hanya mengantar dan menjemput pasien secara tepat waktu.

“Saat menjalankan tugas, yang ada dalam pikiran saya, bagaimanapun caranya pasien bisa sampai rumah sakit tujuan dengan selamat,” ungkapnya.

Bicara penghasilan yang bisa dia bawa pulang ke rumah lanjut dia jumlahnya tidak seberapa. Semuanya tergantung kepada kemampuan keuangan keluarga pasien.

“Sekali antar jemput pasien, rata – rata saya hanya mendapat pengganti lelah Rp 50 ribu. Itupun belum termasuk tambahan uang bensin dan uang makan. Bahkan ada juga yang tidak memberikan uang pengganti apapun,” tandasnya.

Dia bekerja dengan Kades Dedi sejak 1 tahun lalu. Tapi menjalani pekerjaan sebagai sopir ambulans, baru sekitar 4 bulan. Sebelum bekerja dengan kades saat ini, 4 tahun lalu, dia juga pernah bekerja dengan Kades sebelumnya, Ijaj Budiana.

“Jika dihitung – hitung, saya bekerja mengabdikan diri di Desa Carwet kurang lebih sudah 5 tahun. Semua saya jalani dengan baik dan penuh tanggung jawab,” pungkasnya.

Reporter: Usep Mulyana || Redaktur: FK Robbi

Berita Terkait

Dukung PSN Tol Bocimi, CV Alfarizky Tuntaskan Perbaikan Jalan di Gunungguruh
Pemkab Sukabumi Susun RKPD 2027 Berbasis Usulan Desa dan Kecamatan
Rakorwasda 2025, Wabup Tekankan Pengawasan Internal sebagai Instrumen Penting Pemerintahan
DKP Kabupaten Sukabumi Gencarkan Sosialisasi Pola Makan B2SA
Polisi Olah TKP di Cisaat, Korban Tewas Tertabrak KA Diduga Sengaja Rebahkan Diri
Duel 4 Pelajar SMP di Surade, Pihak Sekolah Beri Klarifikasi 
Ngaku-ngaku Petugas PKH, Pria Tukang Tipu Ditangkap Polisi di Kalapanunggal Sukabumi
Susul Dua Anak Buahnya, Kadis LH Jadi Tersangka

Berita Terkait

Kamis, 7 Mei 2026 - 13:51 WIB

Dukung PSN Tol Bocimi, CV Alfarizky Tuntaskan Perbaikan Jalan di Gunungguruh

Selasa, 31 Maret 2026 - 19:55 WIB

Pemkab Sukabumi Susun RKPD 2027 Berbasis Usulan Desa dan Kecamatan

Kamis, 18 Desember 2025 - 13:56 WIB

Rakorwasda 2025, Wabup Tekankan Pengawasan Internal sebagai Instrumen Penting Pemerintahan

Senin, 10 November 2025 - 18:29 WIB

DKP Kabupaten Sukabumi Gencarkan Sosialisasi Pola Makan B2SA

Kamis, 2 Oktober 2025 - 14:19 WIB

Polisi Olah TKP di Cisaat, Korban Tewas Tertabrak KA Diduga Sengaja Rebahkan Diri

Berita Terbaru

PERISTIWA

Truk Terguling, Akses Nasional Sukabumi-Banten Tutup Total

Kamis, 25 Jun 2026 - 10:11 WIB