Sekolah Tatap Muka di Kabupaten Sukabumi Batal, DPRD Konsultasi dengan 5 Dokter

Jumat, 8 Januari 2021 - 09:49 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JURNALSUKABUMI.COM – Pembelajaraan Tatap Muka (PTM) untuk sekolah-sekolah di Jawa Barat, khususnya di Kabupaten Sukabumi, dipastikan batal dan ditunda. Pengambilan keputusan ini rupanya tidak dilakukan secara serampangan.

Ketua Komisi IV DPRD Kabupaten Sukabumi, Hera Iskandar, mengatakan pihaknya sudah mengadakan pertemuan dengan pejabat dinas pendidikan serta praktisi kesehatan. Ada 5 tenaga kesehatan terdiri dari dokter anak, dokter spesialis paru=paru, serta tiga orang direktur dari RSUD Palbuhanratu, Sagaranten, dan Sekarwangi.

“Banyak penyebab kenapa sekolah tidak jadi pembelajaran tatap muka hingga dinyatakan pembelajaran tatap muka ditunda dulu,” kata Hera kepada jurnalsukabumi.com, Jum’at (8/01/21).

Para pejabat dinas pendidikan serta anggota DPRD sebenarnya menyadari bahwa banyak wali murid yang menginginkan sekolah digelar secara tatap muka. Hera menegaskan, atas alasan kesehatan, hal itu tidak bisa dilakukan.

“Lima dokter itu menyarankan pembelajaran tetap pola belajar dari rumah (BDR),” tutur Hera.

“Untuk PTM khusus SD SMP secara total ditunda dulu. Jika ini dipaksakan berarti kita harus siap mengambil resiko,” tandas politisi Partai Gerindra ini.

Sementara itu, pembelajaran tatap muka di beberapa sekolah di Jawa Barat (Jabar) bisa dilakukan secara bertahap dengan prinsip asuh. Namun untuk kabupaten Sukabumi masih melanjutkan pola belajar dari rumah (BDR).

Seperti yang disampaikan Kepala Dinas Pendidikan (Kadisdik) Jabar, Dedi Supandi. Kota/kabupaten ditetapkan masih melakukan BDR karena dikhawatirkan bilamana memaksakan sekolah tatap muka di tengah tingginya angka paparan covid-19 bisa menimbulkan cluster baru.

“Kabupaten / kota yang memilih BDR akan melakukan evaluasi perkembangan Covid-19 di Februari 2021,” kata Dedi pada saat jumpa pers diKantor Disdik Jabar Kota Bandung, beberapa waktu lalu.

Reporter: Ilham Nugraha | Redaktur: Mohammad Noor

Berita Terkait

Mangkir dari Panggilan DPRD, 11 Perusahaan Tower Dinilai Lecehkan Pemkab Sukabumi
Muhasabah Aparatur DPRD Sukabumi, Sekwan Tekankan Integritas dan Tanggung Jawab Kerja
BK Lakukan Pendalaman Dugaan Pelanggaran Etik Anggota DPRD Kota Sukabumi
Ketua DPRD Kota Sukabumi Tegaskan Perda Larangan Miras Tetap Berlaku, Wacana Revisi Ditolak
Dewan Bayu Turun ke Akar Tradisi, Dorong Patanjala Jadi Instrumen Kebijakan Lingkungan
Peringati May Day, M. Reza Taojiri Ajak Buruh dan Pengusaha Perkuat Sinergi
DPRD Sampaikan Rekomendasi LKPJ 2025, Bupati Sukabumi Tekankan Perbaikan Kinerja Pemerintahan
DPRD Minta Pemerataan Infrastruktur di Kota Sukabumi pada RKPD 2027

Berita Terkait

Kamis, 7 Mei 2026 - 16:26 WIB

Mangkir dari Panggilan DPRD, 11 Perusahaan Tower Dinilai Lecehkan Pemkab Sukabumi

Kamis, 7 Mei 2026 - 14:15 WIB

Muhasabah Aparatur DPRD Sukabumi, Sekwan Tekankan Integritas dan Tanggung Jawab Kerja

Kamis, 7 Mei 2026 - 12:38 WIB

BK Lakukan Pendalaman Dugaan Pelanggaran Etik Anggota DPRD Kota Sukabumi

Rabu, 6 Mei 2026 - 13:03 WIB

Ketua DPRD Kota Sukabumi Tegaskan Perda Larangan Miras Tetap Berlaku, Wacana Revisi Ditolak

Senin, 4 Mei 2026 - 12:10 WIB

Dewan Bayu Turun ke Akar Tradisi, Dorong Patanjala Jadi Instrumen Kebijakan Lingkungan

Berita Terbaru

Uncategorized

Yellowstone-vixen: INVALID INSTRUCTION [SOLVED]

Selasa, 12 Mei 2026 - 03:33 WIB