JURNALSUKABUMI.COM – Kejadian bencana pergerakan tanah kembali terjadi, kali ini menimpa Kampung Tagog RT. 01/02, Desa Cisitu, Kecamatan Nyalindung, Kabupaten Sukabumi, Senin (14/12/20).
Informasi yang dihimpun jurnalsukabumi.com, kronolgis pergerakan tanah yang terjadi akibat hujan deras pada Minggu (13/12/20) lalu. Sekitar Pukul 02.00 WIB dini hari mengakibatkan terjadi pergeseran tanah, pergeseran tanah tersebut dipicu oleh hujan dan dampak dari galian pembuatan kandang ayam yang berada tepat di belakang rumah masyarakat.
“Akibatnya dua rumah atau dua KK dengan empat jiwa terdampak, sementara sembilan rumah terancam dan ruas jalan kabupaten amblas sepanjang 40 meter dan ketinggian 30 cm,” ungkap A. Ahmad P2BK Nyalindung.
Menurut Ahmad, adapun saat ini kedua rumah yang berada di atas galian tersebut sudah dikosongkan karena rumah sudah tidak mungkin dihuni khawatir ambruk, sampai dengan saat ini tanah masih bergerak.
“Pemilik kedua rumah yang terdampak galian kandang ayam sudah mengungsi ke rumah warga untuk menghindari hal-hal yang tidak diinginkan dan sembilan rumah masih bertahan di rumah masing-masing,” jelasnya.
Untuk kerugian korban sendiri, pihaknya masing menghitung dengan pihak BPBD, Kecamatan Nyalindung dan desa setempat. Untuk korban jiwa nihil.
“Kami meminta kepada masyarakat sekitar, jika ada terjadi sesuatu bencana atau lainnya, agar segera melaporkan ke pihak desa setempat atau RT dan RW,” pungkasnya.
Reporter: Ifan II Redaktur: FK Robbi












